LV#51[REVISI]

123 15 0
                                        

Intro:Cuplikan episode 50

Mereka kembali menuju ruangan bertarung tadi, Alex dan Edward berdiri di tengah. Edward langsung menyerang Alex dengan gerakan yang sama-seperti Will. Kali ini Alex tidak terlalu banyak menyerang, dia lebih banyak menghindar karena sudah terbiasa bermain  dengan Will dulunya. Setelah cukup melatih kemampuan mereka, Cally memberi kode pada Alex agar berhenti.

"Mengapa respon mereka untuk bicara terlampau lamban?" ujar Cally sambil menatap Mita

"Aku tidak tau Cal, mungkin sebentar lagi mereka akan segera merespon dengan baik!" seru Mita membuat Cally hanya menganggukkan kepala nya.

***

Mereka kembali ke markas setelah selesai menguji coba Josua dan Edward. Sebenarnya Alex masih bertanya-tanya mengapa Cally tidak langsung membunuh mereka dan malah memodifikasi mereka berdua menjadi robot nya yang secara tidak langsung membuat Josua dan Edward adalah tangan kanan nya.

"Mereka? Mengapa mereka berdua ikut bersama kalian? Dan, dan mereka bebas?" heboh Stephan yang pertama membuka pintu. Karena kehebohan dari Stephan membuat semua orang yang berada di markas itu ikut nimbrung dan menatap mereka.

"Apa kalian tidak menghargai kami lagi?" seru Alex membuat mereka segera tersadar dan segera meminta maaf, namun meski demikian mereka masih berkumpul karena penasaran dengan sosok Josua dan Edward yang terus bersama dengan Cally dan Alex. Mereka menatap kedua lelaki itu dengan curiga, hanya satu yang mereka pikirkan sekarang.

"Dia sudah di modifikasi menjadi robot!" seru Alex menyadari raut wajah bertanya mereka. Dan setelah ia mengatakan itu, mereka langsung mengelilingi Josua dan Edward sambil bergantian menyalami mereka. Cally menatap mereka semua lalu mengalihkan perhatiannya,ia sama-sekali tidak menatap kehadiran Oliver,Ken dan Sandi.

"Dimana Oliver, Ken dan Sandi?" seru Cally menatap Stephan dengan datar

"Mereka berkumpul di markas pribadi mu Cal, mereka juga mengatakan ada yang ingin mereka katakan secara pribadi dengan mu!" seru Stephan membuat Cally segera beranjak dan segera menuju ke markas nya dan melihat ketiga anak buah nya itu memang berada di markas nya. Ken yang tertidur dan juga sandi, namun Oliver masih sibuk dengan layar laptop milik lelaki itu. Dan Oliver sepertinya tidak menyadari kehadirannya "Apa yang sedang kau kerjakan?" seru Cally mengalihkan perhatian Oliver padanya

"Cal, Jack memberi mu ancaman. Dia sudah berhasil menciptakan alat kontrol otak itu!" seru Oliver dengan wajah serius sambil menunjukkan e-mail yang tertera di layar komputernya.

"Kapan e-mail itu masuk?"

"Sekitar beberapa menit yang lalu Cal. Tapi sebaiknya kau membacanya terlebih dulu, aku masih menyuruh agar Ken beristirahat begitu juga dengan Sandi. Karena aku rasa, setelah ini kita tidak akan bisa istirahat dengan benar lagi!" Seru Oliver membuat Cally tersenyum pada Oliver. Cally memang harus mengakui kekompakan team nya, dan itu berbeda dengan team yang lain. Bahkan Alex sendiri tidak memiliki team yang seperti milik Cally, di saat semua team berleha-leha, team Cally tidak. Mereka bertiga tetap waspada dan selalu membantu Cally sebisa yang mereka bisa lakukan.

****

"Dia masih tidak memberi balasan?" tanya Jerome pada Jack yang terus menatap layar e-mail nya dan terus merefres berharap adanya pesan yang masuk dari gadis yang sedang ia tunggu-tunggu.

"dia sepertinya belum membacanya!" ujar Jack tetap optimis dengan pemikirannya bahwa Cally benar-benar akan membalas e-mail nya. Setidaknya Jack sudah memberi perintah pada gadis itu untuk meninggalkan markas nya dan ikut bersama nya.

"Jack, kami akan pergi sebentar lagi. Kau yakin kau tidak mau ikut? Aku masih bisa membooking tiket pesawat untuk mu. Selagi kau masih punya kesempatan Jack, aku tidak ingin kau menyesal nanti nya!"

love in mission (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang