06. Les Vacances

232 23 0
                                        

Suara deburan  obak   memaksa  menerpa  gendang  telinga seorang  wanita  yang  tengah melangkahkan  kakinya  di  atas pasir  indah  berwarna  Pink

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suara deburan  obak   memaksa  menerpa  gendang  telinga seorang  wanita  yang  tengah melangkahkan  kakinya  di  atas pasir  indah  berwarna  Pink.

Semilir  angin  menerpa  lembut wajah  cantiknya,  gadis  itu mencoba  menikmati  suasana pantai  dengan  cara memejamkan  matanya.  Senyuman  kini  terlukis  indah  di  bibir  tipisnya,  rasa  tenang  menyelimuti  dirinya  Sehingga  membuat  gadis  itu  sangat  menyukai  suasana   pantai.

Matanya  terbuka  saat  kaki  si gadis  'tak  sengaja  di  belai  oleh ombak  yang  menggulung  pantai  indah  itu  tiada  ampun.

Kakinya  otomatis   mundur,  gadis  itu  tidak  mau  kakinya  basah,  Laura   memperhatian  ombak  yang  menjauh  dengan  perasaan  senang.  Kini  tubuhnya  menghadap  ke  arah  laut  lepas  yang  berwarna  biru,  dan  senyuman  kembali  terlukis.  Biru  laut  juga  membuat  gadis  itu   merasakan  ketenangan   yang  tiada  akhirnya.

Angin  nakal  kembali  menerpa rambut  Bruntte-cruly-nya.  Dan Laura  sangat  menyukai  hal tersebut.  Gadis  itu  menatap laut  biru  dengan  penuh  minat, rasanya  Laura  ingin  sekali berenang  ke  tengah.  Meninggalkan  daratan  yang membuatnya  bosan.

Saat  gadis  itu  akan melangkahkan  kakinya mengejar  Ombak,  Laura  di kagetkan  dengan  sebuah  tangan  yang  melingkar  posesif di  atas  perut  ratanya.

"Mine"

Sebuah  suara   serak  dan  dingin terdengar  oleh pendengaran gadis berambut  bruntte-cruly itu. Jantung  Laura  berpacu,  beribu tetes  keringat  keluar  tanpa permisi  meninggalkan  kesan sejuk  karena  langsung  di  terpa oleh  angin  laut  yang  sedikit kencang.

Tangan  Laura  mencoba melepaskan  pelukan  yang membuatnya  risih  dan  nyaman dalam  waktu  bersamaan. Situasi  gila  ini  membuat  otak cantiknya  tidak  bisa bersinggungan.  Bagaimana  bisa seseorang  bisa  merasakan  risih dan  nyaman  dalam  waktu  yang  bersamaan?

Panggil  dia  gila  itu  solusinya. Tidak  ayolah,  Laura sangat kesusahan  mencoba  melepaskan  tangan  kekar  yang memeluknya.  Bahakan jantungnya  berpacu  menjadi lebih  cepat  'tak  kala  gadis  itu merasakan  sebuah  benda dingin  menempel  tepat  di  atas Nadi Carotis.

"Aku  menyukai  darah"  ucap kembali  pria  misterius  itu sembari  menempelkan  sebuah pisau  lipat  tapat  di  atas  Nadi Carotis  Laura.

Laura  menahan  nafasnya, tubuhnya  bergetar  dan pikiranya  berpusat  pada  benda yang  menempel  indah  di  leher  tepat  di  bawah  telinganya.

"Dan  aku  pernah  membaca suatu  buku,  bahwa  jika  kamu memutuskan  urat  Nadi  Carotis tepat  di  leher,  maka  darah segar  akan  memancar  seperti air  mancur."

Luxurious Guy ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang