18. Italy

128 10 0
                                        

This part written by me

Bunga-bunga  Indah  seakan menyambut  kedatanganku  saat  aku  menelusuri  taman  salah  satu  hotel  di  Italia. __Riviera & Maximilian's__

Aku  baru  saja  datang  sekitar  satu jam  yang  lalu  dan  berniat  akan menelusuri  taman  yang  tadi  aku lihat  saat  pertama  kali  datang  ke hotel.  Taman  yang  terletak  di  atas tebing   sisi  laut.

Angin  laut  tiba-tiba  menerpa wajahku  dengan  sedikit  kasar, aroma  laut  seketia  aku  rasakan  dan membuat  aku  sedikit  tenang.

Aku  alihkan  tatapanku  dari  lautan ke  arah  sampingku,  senyum  senang seketika  aku  tunjukan  saat  menemukan  bunga  mawar  merah dalam  pot   yang  terlihat  begitu  mempesona. 

Sejak  aku  sudah  mengunjungi  Dubai  dan Bali  entah  kenapa  aku  menjadi sangat  bahagia  jika  menemukan  bunga.

Ada  kenangan  tersendiri  yang muncul  saat  aku  melihat  bunga.

"Nona  Laura,  perkenalkan  nama saya  Bianca."  suara  seseorang terdengar  menyeruak  ke  dalam telingaku.  Aku  langsung  saja membalikan  tubuhku  ke  arah belakang  untuk  melihat  siapa  tadi yang  menegurku.

Wanita  cantik  berumur   tiga  puluhan  kini  tepat  berada  di  hadapanku  sembari  tersenyum.

Wanita  yang  tadi  mengatakan  bahwa namanya  adalah  Bianca  kini  berjalan  menghampiri  aku  dengan senyuman  ramah.

"Ini  untuk  Nona,"  ucapnya  sembari memberikan  buket  bunga  yang sudah  ada  dalam  tangannya  ke padaku.

Sore  yang  Indah  ini  ternyata  aku sudah  mendapatkan  satu  bunga yang  terlihat  sangat  simple  dan elegant.  Bunga  tulip  berwarna  pink dengan  pita  juga  yang  berwarna pink,  entah  bagaimana  perasaanku tapi  aku  sangat  bahagia  dan merasakan  sedikit  getaran  yang membuat  aku  tidak  nyaman  tapi sangat  ingin  aku  rasakan  setiap hari.

"Terimakasih Bianca."

Bianca  mengangguk  dengan  senyum  yang  tidak  pernah  surut  dari bibirnya.

"Saya  permisi."

Aku  menatap  Bianca  pergi meninggalkan  tempat  ini, tanganku  memeluk  bunga  indah  nan  simple pemeberian  si  pria  misterius  itu.

Aku  yakin  pasti  dia  yang  memberi aku  bunga  ini.

Sebenarnya  aku  masih  sangat penasaran  dengan  permainan  ini. Maksudku  untuk  apa  dan  apakah apa  manfaatnya  untuku?

Jujur  saja  sudah  dua  hari  plus  hari ini  aku  tidak  masuk  kantor  dan mungkin  aku  sudah  kehilangan pekerjaanku  hanya  untuk  mengikuti sebuah  permainan  yang  menurutku konyol.

Dan  kenapa  pula  aku  malah mengikuti  permainan  ini? Seharusnya  aku  berfikir  dua  kali untuk  mengikuti  permainan  dan lihatlah  bahkan  aku  meninggalkan ponselku  entah  di  mana.

"Bodoh. "

Aku  mengumpat  untuk mengeluarkan  perasaan  yang sendari  tadi  memenuhi  ragaku.

Aku  kembali  memperhatikan  tulip pink  dengan  pandangan  kagum, pikiranku  berkelana  ke  masa  di mana  aku  berada  dalam  situasi yang  meneggangkan  dengan  pria  misterius.

Pria  itu  dalam  beberapa  kali kesempatan  sudah  sangat  membantu  aku,  termasuk  saat  aku tidak  sengaja  berjalan  ke  gang dimana  di  gang  itu  ada  seorang preman  yang  tengah  berbuat kriminal  dan  membunuh  seorang wanita.

Luxurious Guy ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang