Tiba di tempat acara pelantikan, Ana mengepalkan tangan merasa sangat kesal pada kelakuan teman baiknya yang satu itu. "Lo udah temenan sama gue dari SMP, kenapa sikap lo belom berubah juga sih, Bar?" Benak Ana menggerutu sejak masih duduk di dalam bis.
Maudy menatap Ana yang masih terlihat sangat kesal. "Udah, Na.... Mungkin dia emang mau caper sama Jeno." kata Maudy, menenangkan.
"Heh, lo pada tadi duduk di mana sih? Gue kok gak liat?" Tiba-tiba Bara datang sambil bicara begitu, menyambar teman-temannya.
"Lo kali yang di mana, Bar?" tanya Yuhi.
Di tengah perbincangan, bunyi pengeras suara yang dinyalakan membuat semua murid menoleh lalu menghampiri sumber suara. Pembagian barak akan diumumkan dan memang benar apa kata Angel kalau barak mereka terletak sedikit berjauhan, yaitu dijarak oleh satu ruangan kosong. "Untuk di lorong tengah, paling pojok itu adalah barak Paskibra," kata ketua panitia, membacakan letak barak dari semua ekskul.
"Anjay, paling pojok," keluh seorang laki-laki yang berdiri tepat di samping Bara.
Mereka berdua pun menoleh bersamaan. "Eh... Sanha." Bara menutup mulut pura-pura terkejut.
"Loh, mantan?" Akhirnya laki-laki yang dipanggilnya Sanha itu juga merespons dengan menyebutkan status hubungan mereka.
Ana yang berdiri di depan Bara hanya diam sambil sedikit menguping pembicaraan. "Apa kabar lo?" tanya Bara, disertai anggukan Ana yang paham kalau gadis itu akan basa-basi terlebih dahulu dibandingkan sang laki-laki.
"Gini-gini aja gue mah, lo sendiri gimana? Udah ada yang gantiin gue belom?" Goda Sanha yang masih Ana simak dengan baik percakapan mereka. Sedikit heran kalau mantan pacar Bara adalah seseorang yang banyak bicara seperti Sanha ini.
"Untuk barak ekskul Marching Band dibagi menjadi dua ya. Satu tim Marching dan satu lagi tim Colorguard." Suara panitia dari alat pengeras suara kembali memenuhi pendengaran. "Nah, letak barak tim Marching ada di lorong sebelah kanan ruangan paling depan. Sedangkan tim Colorguard ada di...," Ucapan terpotong setelah ia kebingungan soal letak barak tim Colorguard. " ...oke, ini letak baraknya ada di dekat UKS. Sedikit susah sih untuk dipahami, tapi kurang lebih dari sini lurus lalu belok ke kanan setelah itu ke kiri. Nah barak kalian ada di sebelah kanan kedua dari pojok."
Yuhi mengangkat tangannya, hendak memberikan sebuah pertanyaan. "Kalo nyasar gimana?" tanya gadis itu disertai anggukan setuju para gadis tim Colorguard.
"Kalo nyasar... ya gak bakal nyasar sih. Soalnya setiap ketua barak diberikan fotokopi denah ruangan yang rinci. Jadi usahakan kalian hafalin dulu jalan menuju barak kalian ya," jawab ketua panitia tersebut sambil tersenyum malu.
"Why gitu jauh banget sama barak Paskib." Ucapan Maudy membuat teman-temannya menoleh.
"Ya kalo deket emang mau ngapain?" tanya Ana.
"Kata Papanya Yuhi kan aman kalo ada cowok, hehe." Maudy habis dipukuli para gadis saat ini, lalu mereka tertawa bersama.
"Di dalam masing-masing barak terdapat tiga kasur gulung... meskipun tipis kalian bisa menggunakannya ya. Dan karena keburu magrib, setelah ini kalian boleh istirahat, makan, sholat dan mandi. Kita akan memulai kegiatan inti pada besok hari, tepatnya pukul 7 pagi." Setelah mendengarkan instruksi, barisan pun bubar berhamburan menuju barak masing-masing.
KAMU SEDANG MEMBACA
Putih Abu! The Origin 2018
Romance"Kalau masa SMA lo cuma putih abu aja, coba diteliti ulang. Siapa tau warna lain lagi sembunyi di suatu tempat!" @Nadarayoo, 2018
