Putih Abu #Intro

10.1K 337 38
                                        

"WOW, YEAY KITA DI TERIMA! Akhirnya jadi anak SMA juga."

Hari ini Ana beserta teman-teman satu SMP pergi mendaftar ke SMA yang sudah mereka incar sejak awal semester. SMA 5 Kusuma Jaya. Sekolah swasta akreditasi B yang jebolan muridnya terkenal lolos ke kampus-kampus ternama. Dan beruntungnya lagi mereka langsung diterima di gelombang pertama.

"Abis ini gue pengen kita semua sekelas lagi." Gadis yang bicara dengan ciri-khas rambut sebahu ini adalah Ariesta Yuhika, panggilnya Yuhi. Dia adalah salah satu yang berteman dengan Ana sejak kelas 7.

"Mudah-mudahan gue gak sekelas sama mantan. Amin!" Lalu di antara itu ada gadis lain bernama Baranita Pandjaitan, akrab disapa Bara. Ia pun sama berteman dengan Ana sejak SMP, tapi Bara adalah gadis yang sangat keras kepala dan lumayan sensitif wataknya dibanding tiga rekan Ana yang lain, maka dari itu sifatnya kurang digemari oleh teman-teman.

Termasuk oleh Ana... yang senang bisa bersama di SMA dengan sahabat SMP, tapi keberadaan Bara entah mengapa selalu berhasil membuat Ana waswas. Meski begitu tetap Ana tidak bisa sepenuhnya membenci Bara.

Waktu kelas 7, Ana masih anak pendiam yang belum punya teman... sampai suatu hari ia tidak sengaja meletakkan binder bergambar EXO di mejanya. Bara yang lewat berhenti. "Lo suka EXO juga?" Dan dari situlah semuanya bermula, dua anak baru yang terhubung karena satu idola yang sama. Pertemanan mereka mungkin rumit sekarang, tapi dulu, Bara adalah gerbang Ana menuju dunia pertemanan.

"Na, kira-kira Jeno sekolah di sini juga gak ya?"

Inilah salah satu topik yang Ana tunggu-tunggu. Hal yang membuat waswas dan sudah menduga kalau Bara akan mengumandangkan pertanyaan tersebut cepat atau lambat. "Gak tau. Semoga enggak deh, Bar."

Bisa dibilang Bara adalah tipe perempuan yang mudah jatuh cinta dengan kondisi yang aneh karena tidak peduli siapa pun laki-laki itu. Sekalipun laki-laki yang membuat Bara jatuh hati ini sudah disukai oleh teman dekatnya sendiri, termasuk Jeno. Mungkin egois sebutan kasarnya.

"Kalau cakep mendingan sekolah di sini deh biar semangat ada cogannya." Ucapan Bara ini hanya dibalas senyum sepah dari Ana, apalagi Yuhi yang terlihat malas berkomentar.

***

Pukul 12:30 siang, setelah lelah mengurus rangkaian pendaftaran SMA. Ana dan Yuhi duduk di kantin untuk beristirahat, meneguk sebotol air dingin. Bara tidak tahu ke mana, menghilang dengan orang tuanya semenjak mengisi banyak formulir dan dokumen pendaftaran.

"Haaaaay!!! Gue kesiangan nih. Lo semua udah diterima kan?" Gadis yang datang dengan berisik ini adalah Angela Roseline. Salah satu dari 4 teman SMP Ana, tapi karena kelakuan Angel yang terlalu heboh juga berlebihan, siapa pun jadi agak malu jika berada di dekatnya.

"Hehe... biasa aja dong, Jel," kata Ana.

"Gue seneng banget bisa satu sekolah lagi sama lo semua," sahut Angel blak-blakan, dengan suara cemprengnya.

"Kita yang gak seneng Jel, haha," sahut Yuhi, agak meledek.

Akhirnya Angel jadi menekuk wajah pura-pura marah sambil merebut minuman di tangan Ana. "Eh... gak mau ah minuman gue!" Ana berontak saat sadar botol air mineral itu hendak direbut. Dengan sekuat tenaga ia mempertahankan agar Angel tidak mendapatkannya.

Putih Abu! The Origin 2018Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang