Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Hari pertama masa orientasi sekolah atau biasa disingkat MOS pada tahun 2016 tingkat SMA. Kegiatan ini jatuh pada hari Rabu, artinya MOS hanya berlangsung tiga hari sampai hari Jumat karena Sabtu dan Minggu adalah libur akhir pekan sesuai dengan Kurikulum 2013.
"Yes! Untung cuma 3 hari, kalo seminggu gabut gue." Gadis dengan surai indah sepunggungnya ini adalah Maudy Karina. Maudy adalah teman baru Yuhi di kelas 10 dan akan mulai jadi teman sebangku juga selama MOS berlangsung.
"Sekarang yang gue mau cuma air... dehidrasi ini," keluh Yuhi yang duduk bersama Maudy di bawah pohon besar yang melindungi mereka dari terik cahaya matahari yang serasa menembus kulit.
"Nih air." Di tengah itu botol air mineral muncul secara tiba-tiba di depan wajah Maudy, padahal yang baru berharap datangnya air adalah Yuhi.
Maudy menatap botol tersebut lalu mendongak memeriksa siapa yang menggenggamnya. "Rendy?" Ia tersenyum sambil langsung sibuk terpesona oleh kepedulian sang kekasih.
Maka dari itu Yuhi lancang saja mendahului Maudy untuk merebut botol air mineral dari tangan Rendy. "Makasih ya, Renjun," kata Yuhi.
"Heh... itu kan air gue!" protes Maudy, tak terima.
Laki-laki yang dipanggil Yuhi dengan sebutan Renjun itu punya nama lengkap Rendy Juniko yang adalah kekasih Maudy. Sudah berjalan 6 bulan mereka pacaran meski berasal dari SMP yang berbeda. Alasan kenapa Yuhi memanggil kekasih Maudy dengan sebutan Renjun karena nama tersebut adalah singkatan nama Rendy dan Juniko yang dibuat oleh ekstrakurikuler Paskibra sejak SMP.
Betul sekali, Renjun dan Yuhi berasal dari SMP yang sama. Kalau Maudy dari SMP sebelah yang akibat kecantikan paripurnanya sampai membuat murid laki-laki dari berbeda sekolah jadi mengejarnya termasuk Renjun ini.
"Udah SMA ya, masih aja kayak bocah," ucap Renjun, membuat Maudy berhenti mencoba merebut botol air mineral yang padahal masih ada di mulut Yuhi.
"Hehe, sorry, Dy, abisnya gue haus banget," kata Yuhi. Akhirnya membagi air minum tersebut dengan Maudy. "Ngomong-ngomong nanti gue masukin lo ke grup ya, biar kita gampang komunikasi."
"Emang gapapa?" Tanya Maudy, sebelum meneguk sebotol air yang sudah digenggam. "Gue kan beda SMP."
"Gapapa, santai... udah pada tau juga lo pacarnya Renjun."
***
Ana hanya berdiri di depan kelas yang ia dapat. Agak bosan karena terpisah dari teman-teman SMP selama MOS. Mata Ana memperhatikan kegiatan Yuhi dengan teman barunya dari koridor lantai 2. "Yuhi gampang banget punya temen baru sih," gerutunya.
"Lu juga dong...."
Seketika suara yang datang dari arah kiri membuat Ana segera menoleh. Ia memeriksa siapakah orang yang bicara tanpa aba-aba itu. "Jeno, lagi?" Dalam benak Ana, tak sengaja sampai bengong memperhatikan wajah laki-laki yang sedang menghampirinya.
"Kita gak sekelas, Na ... sayang banget."
"Alhamdulillah kali gak sekelas." Kata benak Ana yang selalu bertolak belakang mengutarakan kejujuran. Ia tak habis pikir, kenapa seorang Jeno tiba-tiba banyak muncul dalam hari-harinya belakangan ini. Padahal kita tahu jelas alasannya karena mereka kembali satu sekolah lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Putih Abu! The Origin 2018
Romansa"Kalau masa SMA lo cuma putih abu aja, coba diteliti ulang. Siapa tau warna lain lagi sembunyi di suatu tempat!" @Nadarayoo, 2018
