Author pov.
Rafa meninggalkan rumah Adera dengan mengendarai sepeda motornya Rovalno melihat Rachel bersama Rafa. Sebelum Rachel masuk ke rumahnya Rovalno menarik pergelangan tangan Rachel.
"Ih apaan sih Val?" Tanya Rachel sedikit kaget.
"Lu ngapain sama Rafa?" Tanya Rovalno marah.
"La emang kenapa kalau gue sama kak Rafa," Rachel
"Ya gue cuma tanya, lu kemana sama Rafa?" Bentak Rovalno
"Gue jalan sama kak Rafa emang kenapa?" Rachel.
"Rachel, lu tuh belum kenal lama sama Rafa. Gimana kalau dia itu cuma main main sama elu?" Jelas Rovalno.
"Main main? Heh, asal lu tahu kak Rafa itu orangnya baik. Dia juga gak pernah ngomongin penampilan gue!!" Rachel dengan lantang.
"Apa lu mau bilang kalau Kak Rafa cuma mau mainin perasaan gue?" Timpal Rachel.
"Yaudah terserah lu, yang penting gue sudah ngomong sama elu, gue cuma gak mau lu sakit hati aja." Rovalno.
Rovalno meninggalkan Rachel, tak disadari Rachel meneteskan air matanya, Rachel berlari menuju kamarnya dan menangis.
Klingg....
(Anggap bunyi pesan masuk)Kak Rafa
Rachel lagi apa?Gak lagi ngapa ngapin kak
Besok mau jalan lagi?
Hm
Lu kenapa Chel, kok kayak gak semangat gitu
Enggak kok kak, biasa aja
Yaudah istirahat gih
Iya kak
Rachel mengakhiri chat nya dengan Rafa, disatu sisi Rachel bahagia tapi disisi lain Rachel juga memikirkan perkataan Rovalno tadi.
"Tapi mana mungkin kak Rafa cuma memainkan perasaan gue saja. Gak mungkinlah." Oceh Rachel.
.
.
.
Esoknya......."Rachel," sapa Yovanca.
"Hai Yovanca," Jawab Rachel.
Beberapa menit kemudian Rachel menerima chat dari Rafa.
Klinggg!!!!Kak rafa
Jadi kan Chel nanti?Oke kak jadi
.
.
.
Jangan lupa ikutin ceritanya ya😊Votmmnetnya jangan lupa✌

KAMU SEDANG MEMBACA
Rachelica [TAMAT]
Romance[Dalam masa Revisi] "Perjuanganku menjadi seorang primadona tak semudah membalik telapak tangan. Melalui berbagai cobaan itu biasa bagiku. Yang terpenting aku bisa menjadi yang aku inginkan, ya menjadi seorang PRIMADONA!!"