Setelah mereka kembali dari rooftop, Seok Jin melihat mereka. Ia marah karena melihat Ha Na tersenyum bersama Yoon Gi, dengan tatapan yang sama yang ditujukan kepadanya. Rasa takut mulai merayapinya. Ia takut Ha Na tidak mencintainya lagi. Ia jadi makin khawatir dan akhirnya menelpon Ye Na, menyuruhnya bersiap karena mereka akan melakukan permainan yang sebenarnya besok. Mereka akan segera mengumumkan pertunangan mereka.
Esoknya benar saja, Seok Jin pulang ke rumah dengan membawa Ye Na. Ayahnya tentu keberatan, namun melihat kegigihan Seok Jin ia akhirnya mengalah. Toh, Yoon Gi sudah menikah dengan anak dari Park Group. Jadi, tak masalah jika Seok Jin sekarang memilih pendamping hidupnya. Ibunya juga menyetujuinya. Meskipun disetujui tetap saja, Seok Jin marah pada mereka berdua.
Bisa-bisanya dia menjodohkan Yoon Gi dengan Ha Na sedangkan aku dibiarkan seperti ini... ucap Seok Jin dalam hati begitu mendengar persetujuan mereka.
Ye Na dapat merasakan amarah Seok Jin dari genggaman lelaki itu yang makin kuat di tangannya. Namun ia tidak bisa apa-apa. Seok Jin benar-benar dibutakan cinta kali ini, dan tidak ada yang bisa menghentikannya.
Setelah itu, Seok Jin dengan sengaja mengundang Ha Na dan Yoon Gi untuk makan malam bersama mereka.
Karena masih ada urusan kantor, Ha Na pun datang lebih dulu di tempat janjian. Ia begitu kaget ketika Seok Jin dan menggandeng seorang wanita. Wanita itu begitu cantik jika dibandingkan dirinya. Terlihat elegan dan dewasa. Seketika Ha Na ciut.
Benar juga. Mungkin dari awal aku yang memaksa Seok Jin Oppa menyukaiku. Dibanding wanita itu aku mah tidak ada apa-apanya. Ucap Ha Na dalam hati seraya mereka berdua berjalan mendekati meja makan.
Ha Na menyambut mereka dengan berdiri lalu membungkuk.
"Oh? Penulis Park?" tanya Ye Na basa-basi.
"Aku fansmu. Aku selalu membaca novelmu. Love Lessons kan?" ucap Ye Na lagi.Ha Na hanya bisa tersenyum kikuk sambil mengangguk sementara Seok Jin terus melihatnya dengan tersenyum. Ha Na mempersilahkan mereka duduk, dan Seok Jin memperlakukan wanita itu seperti ia memperlakukan Ha Na dulu. Rasa marah timbul di hati Ha Na, namun ia tidak bisa berkata apa-apa. Ha Na hanya bisa melongo, hingga suara Ye Na membuyarkan pikirannya.
"Penulis Park, anda baik-baik saja?" tanya Ye Na dan Ha Na kembali ke dunia nyata.
Aku mikir apa sih? Jelaslah Seok Jin Oppa perhatian. Wanita ini kan tunangannya... ucap Ha Na lirih dalam hati.
Yoon Gi baru tiba di lokasi dan sedang berjalan masuk. Dari luar ia bisa melihat Ha Na begitu canggung saat Seok Jin memberikan perhatian ke Ye Na. Ia bisa merasakan tekanan yang asing di antara mereka.
Dasar keparat! Umpat Yoon Gi dalam hati, mengepalkan tangannya. Tak lama ia pun masuk ke dalam, menyapa Ha Na yang sangat canggung dan sudah lama terdiam sambil menyaksikan kemesraan dua sejoli di depannya. Semakin Ha Na melihatnya, semakin luka hatinya terasa perih kembali. Padahal ia sudah berniat untuk mengakhiri cintanya dengan Seok Jin. Tapi lagi-lagi lelaki itu membuat Ha Na terbakar cemburu. Yoon Gi menatap Hyungnya dengan rasa marah, dan hal itu disadari oleh Ye Na.
Yoon Gi sudah tidak mencintaiku lagi ternyata... ucap Ye Na dalam hati, tetap berakting dengan Seok Jin meskipun ia tahu Yoon Gi tidak akan tergoda dengan tipuan seperti ini. Namun, bisa saja Yoon Gi menutupi semuanya kan?
Yoon Gi melihat mereka berdua tidak senang. Lebih tepatnya ia kecewa. Bagaimana bisa, Ye Na, gadis yang selama ini dicintainya, ternyata digunakan Seok Jin untuk membalaskan dendamnya. Padahal Yoon Gi sudah bersusah payah mengeluarkan Ye Na dari masalah yang menjerat mereka.

KAMU SEDANG MEMBACA
Real Arranged Marriage [Complete]
Fanfiction"Perjodohan ini hanya akan kulakukan jika calon istriku adalah Park Ha Na." - Min Yoon Gi. "Yoon Gi-ssi... hampir saja aku percaya dengan kata-katamu tadi. Seandainya aku tidak mengingat status kita yang pada dasarnya tidak memiliki kewajiban untuk...