COMPLICATED YET SIMPLE

1.5K 286 57
                                        

TOK

TOK

TOK

"Tunggu sebentar."

Yoochun menyampirkan handuk setengah basah di atas kursi, berjalan ke pintu rumahnya untuk membukakan pintu pada seseorang yang datang bertamu ke rumahnya.

"Minum denganku." Kata Yunho yang berdiri di depan pintu sambil menunjukkan beberapa botol minuman terbungkus plastik.

"Hah?!"

Alis Yoochun terangkat hampir menyentuh perbatasan dahi dan rambutnya. Tapi belum sempat ia menjawab apa-apa, Yunho telah menyingkirkan badan Yoochun yang masih menghalangi jalan masuk dan kemudian duduk bersila di lantai, membuka satu botol pertama.

"Apa kau bawa rokok juga?" Tanya Yoochun ikut duduk di lantai.

Yunho mengambil satu slot rokok yang biasa ia konsumsi dan menaruhnya di meja.

"WHAT THE F***?!"

Yoochun membelalak.

"Mau mati eoh?"

Yunho mengangkat sedikit pandangannya, tidak menjawab bentuk kekhawatiran dan keterkejutan Yoochun sama sekali. Ia mendesah lalu berdiri dan mengambil salah satu gelas tanpa permisi dari rak dapur Yoochun.

TAK

Ia menaruh gelas di atas meja, mengisi lalu meminumnya.

Yoochun menunggu, memperhatikan Yunho sambil menyalakan satu batang rokok yang baru dibuka.

"Hei, katakan sesuatu. Kau membuatku ngeri." Kata Yoochun akhirnya setelah tak tahan melihat Yunho yang hanya diam dan menghabiskan tiga gelas minuman dalam waktu singkat.

"Soal itu...."

Ia pun akhirnya menceritakan semuanya pada Yoochun, yah tentang kencannya hari bersama Jaejoong dan menyimpan cerita tentang mimpinya.

Yoochun menghembuskan asap rokok, berpangku tangan di meja, memikirkan jawaban. Entah sejak kapan dia menjadi konsultan cinta bagi orang-orang, tadi pagi Sunny dan Yoona, lalu Junsu menyatakan cinta padanya dan sekarang, Yunho. Mungkin ia salah memilih profesi, pekerjaan yang paling tepat baginya adalah konsultan cinta. Mendadak muncul gagasan aneh di kepalanya, keluar dari pekerjaannnya yang sekarang lalu membuka jasa biro jodoh dan konsultan. Tapi untuk sementara ia akan mengesampingkan ide gilanya itu dan fokus pada teman sejawatnya kini.

Ia melirik ke arah Yunho yang berusaha menyalakan rokok dengan wajah suram.

"Bukankah itu berarti dia menyerah." Kata Yoochun mengemukakan pendapat.

"Sepertinya." Jawabnya singkat sambil mengisi gelasnya lagi.

"Kau juga tidak berusaha mencegahnya."

"Yeah. Sewaktu kami di aquarium dan terpisah sebentar dia sudah dikelilingi dua yeoja." Yunho menyeringai. "Dia memang tipe yang manis dan sangat menarik tapi aku tidak pernah berpikir dia akan sepopuler itu di luar sekolah."

Yoochun bisa melihat ada perubahan ekspresi di wajah Yunho yang ia artikan sebagai rasa kecewa, mungkin.

"Oh, jadi kau berharap Jaejoong hanya akan memperhatikanmu seorang eoh? Kau takut kalau suatu saat dia berpaling dan meninggalkanmu sendirian? Oh manis sekali." Goda Yoochun, tersenyum penuh arti ke arah Yunho.

"A-aniya!!"

"Kau memintaku percaya pada ucapanmu?! Konyol." Ejeknya.

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sweet Trouble MakerWhere stories live. Discover now