Waktu yang telah melancarkan skenario awalnya
Bukan tanpa sengaja kita ditempatkan dalam satu tempat yang sama
Walau saat itu kita berdua masih belum saling menyadari kehadiran masing-masing diri kita
Waktu yang telah merencanakan ulang
Untuk mempertemukan kita kedua kalinya dalam satu ruang
Walau hanya dirimu yang baru menangkap sosokku, sementara pandanganku tengah asik berpetualang
Waktu yang telah membuka pintu
Lagi-lagi mempertemukan diriku dengan dirimu
Kali itu barulah kedua pandangan kita saling bertemu
Waktu yang telah menuntun
Dirimu tuk membuka obrolan dengan cukup santun
Di tengah desir angin malam dan iringan lagu yang melantun
Waktu yang telah membuatmu berani
Meninggalkan ego dan pesimis dalam diri
Tuk sekadar berbasa-basi denganku lagi
Waktu terus mengukir kisah baru
Kedekatan kita tak cukup sampai di situ
Terus berlanjut sudah hampir tiga minggu
Waktu yang telah dari awal menentukan
Sebuah botol sebagai media awal pertemuan
Walu kini telah hilang, sungguh mengecewakan
Semua telah ditentukan oleh waktu
Semua telah diatur oleh waktu
Semua telah ditetapkan oleh waktu
Dan untuk kedepannya
Kuserahkan mimpi dan seluruh asa
Membiarkan waktu kelak menjawabnya
— lex
KAMU SEDANG MEMBACA
Him
PoetryKumpulan sajak berirama Yang terinspirasi dari mereka Yang tanpa disadari Menyumbang deretan kisah penuh arti Dalam perjalanan waktu Aku dengan diriku
