Typo bertebaran.
And
HAPPY READING
*Janganlah berjalan di belakangku, karena mungkin aku tak bisa memimpinmu. Jangan pula berjalan di depanku, mungkin aku tak bisa mengikutimu. Berjalanlah di sampingku dan jadilah sahabatku.*
"Hmmm hmmm hmmm hmmm"
"Apasih rain cuma hm hm doang, kit gigi lo?" tanya killa dengan muka kesalnya, sepet kuping gue denger suara lo batin killa,sayangnya hanya bisa berkata dalam hati.
"Gue tuh lagi solawatan, itu tuh lagunya nisa saban"jawab rain
"Nissa sabyan uun, darting gue kalo deket deket sama lo"ucap killa
"sejak kapan dia ganti nama ko ga ngundang gue sih, gue kan gurunya"kata rain sambil berkacak pinggang.
" BODOAMAT"
"Amat belum tentu bodo ati ati lo, ntar diamuk lagi hihihi" jawab rain sambil tertawa.
"Serah lo serah dasar polos"kata killa sambil mengelap keringat dipelipisnya.
" lo ngatain gue? Gue racun lo"ucap rain sambil melotot.
"Mau racunin gue pake apa? Sianida?"tanya killa sambil menaikkan alisnya.
"Bukan"
"Lah trus apaan?" tanya killa dengan wajah bingungnya.
"Baygon hahahaha" jawab rain sambil tertawa terpingkal pingkal bahkan saat ini mereka berdua, lebih tepatnya rain jadi pusat perhatian anak anak mos dan kaka kaka osis, sedangkan killa hanya menutup wajahnya malu.
"Ya allah buang muka killa ya allah buang" gumam killa.
"Rain udah woy lo kagak malu apa?"tanya killa sambil mencubit pinggang rain.
" ihh apaansih sakit tau, lagian ngapain malu gue pake baju" jawab rain sambil mencurutkan bibirnya dengan mata berkaca kaca.
"Eh jangan nangis gue ga sengaja sumpah, ga sengaja rain"ucap killa sambil menepuk nepuk pundak rain.
" tapikan sakit :(" jawab rain sambil sesegukan.
"Mm liat nih liat gue nyubit lengan gue sendiri, aduh duh sakit liat nih udeh jangan nangis" kata killa sambil mengelus lengannya yang terkena cubitannya sendiri ( ogeb ya lengan sendiri kok dicubit.)
"Oazayakan" kata rain dengan wajah datarnya.
"Fak" hanya umpatan itu yang keluar dari mulut killa.
Setelah itu hanya keheningan yang mendampingi keduanya, sampai sebuah suara mengagetkan keduanya.
"Eh gaes ini dimana sih?" kata orang itu, sedangkan killa dan rain langsung menoleh dan yang berdiri dibelakakangnya adalah sistinya dan teman temannya ( oke rain jelasin yak sisti itu adalah sister tibong mwehehe maap sisti.)
"Dijakarta lah oneng" jawab salah satu temannya yang bernama syina itu.
"Emang nape sih? Tanya salah satu dari mereka yang bernama kevin.
" kok mereka berdua berjemur sih? Gue pikir ini bali"jawab nadia dengan muka sok polosnya.
"BWAHAHAHAHA" tawa lepas itu dari mulut kedua temannya nadia yakni syina dan kevin.
Sedangkan rain dan killa?
Jika killa memasang wajah kesal, maka sebaliknya justru rain malah ikut tertawa bersama kevin dan syina.
"Rain goblok rain goblok" umpat killa dalam hati.
"Udah udah gaada yang lucu ini" kata nadia membuat suara tawa itu berhenti seketika.
"Eh kalian murid baru ngapa berjemur disini bukannya ikut mos" tanya nadia serius ( disini nadia pura pura ga kennal ya sama rain, soalnya rain gamau orang orang tau mereka sodaraan.)
"Hooh ngapain?" ujar syina dan kevin serempak.
"Kita tuh telat, nah kalo rain kan tadi naik angkot ya nah tiba tiba ditengah jalan angkotnya mogok dan kalian tau angkotnya gamau jalan dan kalian tau juga masa sopirnya minta ongkos dan set..." belum sempat rain menyelesaikan ceritanya sebuah teriakan menghentikannya.
"BODOAMAT" Teriak nadia, killa,syina dan kevin serempak.
"Oke"jawab rain sambil tersenyum.
" YA ALLAH TARIK GUE PERGI DARI SINI CEPET SEBELUM GUE MAKAN NI BOCAH TARIK GUE ANJAY TARIK WOY TARIK" teriak nadia sambil mencak mencak dengan kevin dan syina yang menariknya menjauh dari rain dan killa.
Sedangkan rain? Dia hanya tertawa polos seolah olah tidak terjadi apa apa. " hihihi lucu deh"ucap rain.
"Lucu ndasmu" jawab killa ketus.
Setelah sejam dijemur mereka berdua berjalan menuju kantin mungkin haus. Diperjalanan mereka bertemu dengan kakak senior yang menghukum mereka siapa lagi kalo bukan BELLA NANTASYIA tapi dia tidak sendiri melainkan dengan kedua temannya.
"Hey" teriak rain
"Apa?" kata mereka serempak ( bella dan teman temannya )
"Tayo hey tayo dia bis kecil ramah" rain berlari sambil bersenandung ria menyanyikan lagu hey tayo dengan killa yang mengikutinya.
Sedangkan bella dan kedua temannya berdiri dengan cengo.
"Bangsat"
"Babi"
"Monyet"
Itulah umpatan yang keluar dari mulut mereka bertiga.
Tidak ada seorang menjadi miskin hanya karna memberi. Jadi jangan pelit vote dan komentnya yak.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE
Teen FictionCover @faraid Ada beberapa kata kata kasar. Lahir dari rahim yang sama namun sifat yang berbeda beda. RAIN ARNAV ABIYYU gadis lugu dan polos, cantik, baik dan bar bar. NADIA OCTAVIA ABIYYU gadis tomboy yang suka berkelahi, suka bolos dan semacamnya...
