Break or Not Sequel

4.7K 450 52
                                        

hunkai YAOI

.
.
Nah,  karna ada beberapa yang minta sequel,  aku pikir apa salah nya memberi asupan ya kan,  sekalian menghibur diri sendiri :D
Kalau gak sesuai sama keinginan yah,, anggap saja cerita ini tidak ada oke.

Warn! typo(s),  no flame. Tidak ada maksud menjelek kan bias anda jika ada di dalam cerita saya,. I Love all member's.

.











"lagi?" pertanyaan retoris. sehun mengintip sedikit dengan memiringkan tubuh bertumpu pada lengan Jongin yang duduk santai disamping nya sambil baca file.

"kenapa kamu beralih menangani anak anak?" Sehun membenahi posisi. Gak tega senderan di tubuh kekasihnya-ah istrinya- atau suami.

"kebetulan Yura operasi dua hari lalu. Bukan nya beralih jadi dokter anak." tanggap Jongin.

"Ngomong-ngomong,  kamu sudah makan?" Jongin bertanya sambil menoleh pada suami nya.  Semenjak kejadian tempo hari yang lalu, Jongin menjawab lamaran sehun dan dua minggu setelahnya mereka mengucap janji di altar.  Sehun tidak tanggung tanggung dalam rencana nya,  resepsi nya kemudian menyusul 3 minggu setelahnya. 

Jongin bahagia tentu saja,  dan sehun seperti yang bisa di tebak dia model seme-seme tsundere,  manja,  dan gentle sekaligus.

Tiga bulan sudah umur pernikahan mereka. Sehun akan datang ke rumah sakit tempat Jongin bekerja jika waktu senggang.  Dan waktu senggang sehun setiap hari, dan Jongin baru tau akan hal itu. Masa pacaran sehun tidak begitu.

"Aku belum makan." Jawab sehun.

"Ayo,  makan siang dulu. Masih ada waktu?" Jongin membereskan kertas kertas milik nya. Jongin memang sudah menghabiskan jadwal operasi hari ini.

Sehun melirik jam tangan. "Ada sih. Ayo sweety." Ajak sehun sambil menyodorkan tangan untuk di genggam yang menuai tawa geli Jongin.

Dan disambut Jongin kemudian.  Pasutri itu kemudian pergi mencari makan siang.

.
.

.
.
.

Jongin tau sehun suka anak anak. Tapi melihat langsung adegan manis di hadapan nya membuat hati jongin tersentuh. Senyum manis terbit di bibir Jongin.

Memasuki restoran ada anak umur tiga tahun yang berlari aktif dan menabrak kaki jenjang sehun. Tidak melihat ada seseorang yang akan masuk ke dalam restoran,  anak nya menangis dan sehun menggendong dengan sebelah tangan, mendiamkan.  Sehun cukup pandai menangani nya sampai orangtua anak itu datang dan meminta maaf sekaligus berterimakasih.

"Hoo.... figur ayah yang hebat." Puji Jongin sambil main main.  menggoda sehun.

"ck, aku memang sosok idaman dari segi apapun." Namun jawaban sehun yang kelewat percaya diri membuat Jongin jadinya mencibir. Sehun tertawa setelahnya.

Sehun memainkan smartphone sambil menunggu Jongin memesan makanan mereka.

"sayang." Panggil sehun

"ya?"

"Kalau kau hamil bagaimana? apa masih bekerja?" Jongin mengerutkan kening,  pembahasan ini belum pernah muncul di pikiran nya.

"aku belum memikirkan nya hun."

"pikirkan sekarang. Lagian kan kita sudah menikah,  tidak perlu bekerja lagi. Aku sudah berkecukupan untuk membiayai hidup keluarga kita." Ucap sehun.

"Apa harus?" Jawab Jongin. Memang sih,  Jongin sempat mengatakan kalau dirinya akan berhenti dan fokus pada suami dan anak nya kelak. Tapi tidak menyangka akan menikah secepat ini, dan memang jongin  belum memikirkan nya.

HUNKAI 💞💋Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang