Bucin

3.1K 303 39
                                        

Hunkai YAOI

Fanfic ini sedikit aneh . Jadi kalau tidak suka ya..jangan dibaca. Bisa baca tentu kalimat ini bisa di mengerti.

.

.

.







Sehun tidak bisa menghentikan diri untuk tersenyum. Walau tau akan jadi bahan lihatan orang orang Sehun tetap tidak bisa berhenti tersenyum. Melihat sosok dihadapan nya dengan pandangan penuh cinta. Siapa sangka Rival nya di dunia per-modelan ini akan menjadi sosok paling berharga dalam hidupnya.

"Makan dengan pelan sayang.." ucap Sehun dengan kalem, tidak peduli pelototan dari sosok di hadapannya.

Sehun mendekatkan lagi piring ke hadapan sosok terkasih yang diambil dengan keterdiaman.

"Hm, aku tidak mau tau tentang apapun mengenai pers. Itu semua urusan mu.."

Sehun mengangguk patuh.

"Aku tidak mau repot dan muncul di hadapan publik."

Sehun mengangguk lagi.

"Dengar tidak?!"

"Dengar sayang, sudah jangan marah." Sehun berkata dengan lembut.

Ah, sungguh hidup Sehun penuh warna.

.

.

.

.

Semua berawal dari kegiatan pemotretan Sehun dengan model pendatang baru yang sudah punya prestasi cukup bagus melihat waktu debutnya yang masih segar. Tapi kalau memang sudah fokus mencapai kesuksesan karir, hasil tidak akan berbohong. Menanam kebaikan maka menuai kebaikan pula begitu pepatah nya. 

 Nah Sehun cukup penasaran sebenarnya tapi rasa enggan nya lebih mendominasi dan demi manager nya-Chanyeol hyungnya- Sehun sudah meminta untuk resign dari dunia penuh sorot lampu ini tapi kata Chanyeol Hyung ini yang terakhir , sudah terlanjur tandatangan kontrak. Bukan tidak bisa bayar penalti, ini bicara tanggungjawab. Sehun tidak bisa lari saat nama baiknya sudah dipertaruhkan.

Mengesalkan sekali kan?

Sehun duduk di kursi malas menunggu waktu pemotretan dan si Model pendatang baru.

"Sehun?!"

Sehun menoleh begitu mendengar panggilan heboh dari Chanyeol. Menaikkan sebelah alis ke arah Chanyeol

"Kenapa masih disini, Kim Jongin sudah menunggu mu di dalam studio.Kau ini.." Chanyeol mengomel. Kebiasaan Sehun yang mager nya kebangetan.

"Iya-iya, tidak perlu merungut seperti itu. Kau akan tua.." Balas Sehun dengan wajah minta di tonjok. Sayang sekali wajah Sehun itu cocok nya malah di sampul majalah ternama.

Sehun dan Chanyeol memasuki studio luas yang separuh dari ruangan nya di penuhi kru dan alat alat mengeluarkan cahaya .Seperti latar majalah biasanya warna putih yang nanti akan di edit si editor. Tapi mata sehun terpaku begitu melihat sosok sintal di sana tengah berdiri dengan Stylish makeup tengah membenahi riasan nya. Dari samping bisa sehun lihat body gitar spanyol.

Tidak salah dia meraih jam terbang tinggi dengan sebentar.

"Oke, kita take.!" Aba aba dari Taemin si photografer, Sehun dengan langkah mantap berjalan meghampiri si Kim. Kim ? Kim apa tadi?"

Untuk kali ini Sehun merutuk karna tidak berkenalan terlebih dulu dengan si Model S line ini. Sehun sudah biasa melihat tubuh seorang Model, yang tinggi ramping . Mau laki atau wanita dengan dada rata dan ramping, dalam artian benar benar ramping jika tidak ingin dikatakan kurus. Tapi si kim dihadapan nya ini punya tubuh ramping tinggi dan semok. Yah, Kim yang satu ini punya tubuh padat berisi di bagian tertentu menggugah hati seorang Sehun yang jarang memuji.

HUNKAI 💞💋Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang