16

277 32 0
                                        

                            🐦🐦🐦🐦🐦

"Mah.. kalau gitu aku berangkat yah mah" kata lo sambil meluk mamah lo. Untuk terakhir kalinya sebelum lo bersiap meninggalkan mamah lo buat ke korea.

"Iyah hati-hati jaga kesehetan dan jangan macem-macem fokus belajar yah" kata mamah lo.

Lo liat wajah kedua orang tua lo sebelum pergi dan wajah adek terlucknut lo yg paling lo rindukan pastinya nanti.

"Chan gue pergi dulu yah awas jangan kangen yah sama kakak lo yg bawel ini" kata lo sambil mengacak rambut adek lo gemas walaupun tingginya melebihi tinggi badan lo.

"Iyah hati-hati kak " jawab adek lo masih pura-pura gk peduli dengan kepergian lo.

Tapi,lo tau sikap adek lo, chan itu tipe orang yg gk bisa mengekspresikan perasaannya ke orang lain. Dia justru kesannya seperti dingin dari luar dan cuek padahal dia sensitif sama perasaan orang lain tapi dia gengsi buat mengekspresikan perasaannya termasuk ke lo.

"Yaudah aku berangkat yah jaga kesehatan kalian semuanya doakan aku berhasil" kata lo mulai meninggalkan keluarga lo menuju  pesawat sambil membawa koper dan passport di tangan kanan lo bersama kak minhyuk.

Saat lo udah mulai agak jauh terdengar seseorang berteriak dari belakang.

"Kakak! Semoga berhasil!!" Teriak chanwoo.

Lo nengok ke belakang dan menampakan wajah tersenyum yg sangat manis dan tulus dengan mata yg terlihat dari pandangan lo yg cukup jauh mampu terbaca sama lo ada harapan dari mata dan ucapan chanwoo adek lo td. Dan lo mulai tersenyum dan mencoba menahan tangis yg mulai membendung di mata lo.

Sekarang lo udah ada di dalam pesawat. Posisi duduk lo dideket jendela pesawat jadi lo bisa melihat pemandangan dari atas melalui jendela pesawat.lo asalnya mau foto pemandangannya cuman lo lg males dan kalo difikir-fikir buat apa juga. Akhirnya lo memilih buat mendengarkan lagu dari hp lo melalui headset. Dan mulai memejamkan mata. Dan tidak lupa hp lo udah di mode terbang/airplane mode.

Saat sedang menikmati alunan musik dari headset yang lo pake. Tiba-tiba seseorang mengguncang-guncang tubuh lo lumayan kencang dan berhasil membuat lo terpaksa membuka mata.

"Apa?" Tanya lo ke orang disebelah lo saat lo membuka mata dan melepas sebelah headset yg lo pake lalu menatap kedua mata kak minhyuk

"Lo tidur ?" Tanya kak minhyuk.

"Enggak" jawab lo sambil memakai headset lo kembali.

Tapi kak minhyuk tetap saja berusaha mengganggu lo.

"Kenapa lagi?" Jawab lo mulai kesel namun ditahan.

"Jangan tidur dulu" jawab kak minhyuk dengan nada memerintah.

Lo yg belum tau sifat asli kak minhyuk jadi lo mematuhi perintah dia. Dan hanya menikmati musik dengan menatap ke arah jendela pesawat dengan terpaksa.

Saat lo masih menahan kesal lo ke kak minhyuk. Kak minhyuk malah menyenderkan kepalanya ke bahu lo.

Lo kaget tapi gk ada yg bisa lo lakuin kecuali terdiam dan menatap kelakuan kak minhyuk yg tertidur di bahu lo. Lalu lo pun melepas headset lo yg daritadi melekat ditelinga lo. Dan saat lo menyenderkan kepala lo ke arah jendela pesawat tiba-tiba kan minhyuk bangun dan mengatakan

"Badan lo tulang semua" dengan dinginnya dan watadosnya kak minhyuk bilang gitu didepan lo dan dia malah melanjutkan tidurnya yg tidak lagi menyender di pundak lo. Lalu lo kesel dan mengatakan

"Nyesel gue bukan daritadi gue toyor aja kepalanya biar gk nyender dibahu gue" kata lo kesel dan mengucapkannya dengan pelan biar gk kedengaran sama orang yg bersangkutan.

Tapi perkiraan lo salah justru orang yg lo maksud malah denger soalnya keadaan dipesawat gk terlalu bising sehingga otomatis kak minhyuk mendengar ucapan lo tadi. Iyalah orang dia duduk disebelah lo.

"Apa? Lo mau noyor kepala gue?" Kata dia yg masih menutup matanya dan bertanya dengan santainya.

"Enggak kok" jawab lo dusta.

"Hmm" jawab kak minhyuk santai.

Akhirnya lo tidur karena bosen juga.

FATE { Kth X You }Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang