BAGIAN TUJUH BELAS : Perasaan Sehun

797 129 23
                                        

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

"Teruntuk hati, bertahanlah sebentar lagi jangan kalah dengan lara yang terus menghampiri. Ingat kau pernah bahagia dan harus tetap bahagia."

***

"Donghae?"

Donghae tersenyum kearah Yoona dan beralih menatap tajam pada seseorang yang berdiri di belakang Yoona.

Donghae menyodorkan wine yang ia bawa kearah Yoona. "Ambil."

"Eh?"

"Ambilah!"

Yoona menurut dan wine sudah pindah ke tangan Yoona.

"Aku harus pergi sekarang, Yoona." Suara Sehun membuat Yoona menengok ke arahnya.

"Oh, oke."

Sehun melangkah, melewati Yoona dan saat ia lebih dekat dengan Donghae, Sehun menghadiahi tatapan kearah manik mata pria itu kemudian pergi, meninggalkan Yoona bersama Donghae.

"Masuk?" Tanya Yoona dan Donghae menggeleng.

"Aku hanya ingin memberikan itu. Aku pergi, Yoona." Ujar Donghae.

"Donghae!"

Donghae yang sudah siap dengan langkahnya, mengurungkan lagi niatnya. Menatap pada wanita yang bermata besar itu.

"Ya?"

"Aku dan Sehun一"

"Tidak apa." Potong Donghae, mengusap rambut Yoona dan benar-benar pergi dari sana.

Yoona menatap punggung Donghae yang menjauh dan menghilang ditelan oleh lift yang membawa pria itu turun ke lantai bawah.

Ada apa dengan Donghae?

***

Seringai tercipta dari bibir Sehun ketika pintu kamar hotelnya diketuk oleh seseorang diluar sana. Dengan gaya santainya, Sehun berjalan dan membuka pintu kamar hotelnya.

Dan benar, sesuai dengan yang Sehun tebak sebelumnya, Donghae sudah berdiri didepannya.

Seringai Sehun kembali tercipta tapi kali ini terlihat samar.

"Apa yang kau butuhkan?" Tanya Sehun menatap pada Donghae yang tetap dengab wajah tanpa ekspresinya. "Menanyakan apa yang terjadi antara aku dan Yoona sebelum kau datang?" Tebak Sehun, senyumnya terulas tipis dengan gaya angkuh.

COMPLICATED [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang