BAGIAN DELAPAN BELAS : Perasaan Sehun 2.0

778 121 29
                                        

INTINYA OE SENENG BAGIAN SEBELUMNYA BANYAK YANG KOMEN😗 JADI OE USAHAIN UPDATE CEPET💕

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

INTINYA OE SENENG BAGIAN SEBELUMNYA BANYAK YANG KOMEN😗 JADI OE USAHAIN UPDATE CEPET💕


***

"Jadi mana yang lebih melelahkan? Hati yang terus mengharapkannya atau kaki yang terus berlari mengejar dirinya yang bahkan tidak tahu bahwa kau tengah mengejarnya dengan kepayahan?"

***

Sehun melirik Yoona kemudian menghela napasnya saat menyadari Donghae belum mengatakan apapun pada wanita itu.

"Apakah ini cukup sebagai bukti, Yoona?"

Alis Sehun membentuk huruf V kecil, menatap Donghae dan Yoona, bergantian. Berusaha mencerna apa yang sudah terjadi sebelum dirinya datang, apakah Donghae sudah mengatakan sesuatu pada Yoona?

Sehun menatap Yoona dan wanita itu membalas menatap dirinya dengan kedua mata yang melebar seakan Sehun telah memiliki banyak kepala.

Yoona beralih menatap Donghae dan perlahan menggeleng. "Aku tidak ada waktu untuk ini, Donghae."

Sehun menatap Donghae, pria itu melirik dirinya dengan terang-terangan.

"Apa yang kau lakukan?" Desis Sehun pada Donghae, tetap berusaha menahan emosinya.

Donghae beralih menatap sepenuhnya pada Sehun dan senyum kemanangannya terlukis.

"Aku mengatakan pada Yoona bahwa kau akan datang kesini karna kau masih mencintai Yoona." Jawab Donghae, sukses membuat kedua mata Sehun melebar.

"Apakah aku salah?"

Sehun melirik Yoona, wanita itu menatap dirinya dengan pandangan yang Sehun yakini juga ingin mendengar jawaban dari mulut Sehun.

"Jika aku salah, kenapa kau datang kesini Sehun?"

Sehun bungkam, otaknya seketika tidak dapat memikirkan sebuah alasan yang logis tapi lagi-lagi ekor matanya melirik pada wanita yang masih menatapnya dengan bola matanya yang jernih.

"Apa yang kau inginkan?" Donghae masih mendesak Sehun agar bersuara, "Atau... ada sesuatu yang kau khawatirkan?" Tambah Donghae dan senyum dengan maksud tertentu tercetak dibibir Donghae.

"Khawatir?" Kini Yoona bersuara, matanya menatap Sehun.

Disisi lain Sehun menghela napasnya, tahu bahwa Donghae belum mengatakan apapun pada Yoona.

"Yoona, bisakah kita lanjutkan pembicaraan kita?"

Yoona kembali menatap Donghae.

"Donghae, hentikan!"

Donghae menatap Sehun, senyum kemenangannya semakin lebar.

"Apa?"

"Apa yang inginkan?" Tanya Sehun pada Donghae. "Sebuah pengakuan?" Tembak Sehun dan bibir Donghae membentuk garis keras sebelum melengkungkan sebuah senyuman.

COMPLICATED [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang