🌼🌼🌼
Hubunganku dengan Soonyoung semakin membaik dan semakin dekat bahkan sekarang,semua anggota Seventeen sudah mengetahui tentang siapa Soonyoung.
Hari ini aku terduduk dibangku sebuah taman yang terlhat sepi karena hari juga sudah menjelang petang jadi wajar saja jika taman ini sudah mulai sepi.
Duduk memandangi pemandangan yang ada didepanku dan menunggu seseorang.
Sebelumnya aku sudah memutuskan keputusan yang telah kubuat,kurasa aku memang harus melakukannya meski masih merasa ragu. Hanya saja bolehkan aku serakah jika aku berharap kebahagiaanku sendiri?
Ini membuatku tersiksa dan aku tidak mau merasa sakit ini lebih lama lagi jadi,aku lebih baik melepasnya daripada kami sama-sama tersiksa dan tanpaku sadari itu membuatku merasa sakit dan membuatnya tersiksa.
Aku bahkan tak bisa tidur karena memikirkannya,aku yakin ini yang terbaik.
Aku memang tak menampik jika aku juga merasa berat melepasnya namun sekali lagi,dia bahkan tak menyukaiku sama sekali. Kurasa melihatnya bahagia itu akan membuatku juga bahagia,tentang perasaanku biarlah aku yang mengurusnya.
Aku mengedarkan pandanganku menatap langit senja yang menguning,terlihat sangat indah.
Hari sudah mulai gelap namun ia juga tak kunjung datang,aku sudah menghubunginya beberapa kali namun ponselnya tak aktif.
Perlahan aku mulai berdiri untuk pergi,kurasa ia tak akan datang. Namun salah,saat aku berbalik aku mendapati sosoknya yang kini ada dihadapanku.
"Kukira kau tak akan datang"
Ucapku seraya tersenyum padanya.
🍀🍀🍀
Aku melihatnya yang kini duduk disampingku sebelum kembali menunduk dan melihat sepatuku,tanganku saling bertautan. Sedikit ragu untuk mengatakannya namun aku harus.
"Seungcheol..."
Panggilku dan hanya dijawab dengan gumamamnya.
"Ayo kita akhiri saja semua ini."
Ucapku dengan nada yang sedikit lirih
"Apa maksudmu?"
"Hubungan kita,ayo kita akhiri saja. Aku tau kau tak menyukaiku sama sekali,dan ikatan ini tanpa kusadari menyiksa kita. Jadi aku memilih untuk melepasmu."
"Kwon Seungrin,.."
"Soal orang tua kita,biarkan aku yang membicarakannya dengan mereka."
Aku menyela ucapannya
"Tapi.."
"Tapi apa? Bukankah kau juga sama tersiksanya? Aku memang menyukaimu tapi kau tak pernah menyukaiku Seunycheol, aku tidak mau merasa sakit dan boleh aku jujur..."
Aku menarik napasku perlahan sebelum menghembuskannya
"Aku ingin mencari kebahagianku sendiri,jadi aku memilih untuk mundur. Sekarang kau bebas."
Ia masih terdiam ditempatnya,aku perlahan melihat jariku dan melepas cincin yang terpasang manis disalah satu jariku.
"Ini,aku menyerahkan ini padamu. Kurasa aku tak pantas lagi memakainya, terima kasih dan juga maaf, aku pergi. Semoga hidupmu lebih menyenangkan tanpa diriku"
Aku menyimpan cincin itu tepat disampingnya. Sebisa mungkin aku menahan tangisku dan berjalan pergi meninggalkannya yang masih terduduk.
Semoga kau berbahagia dan semoga aku dapat menemukan kebahagiaanku juga.
🍀🍀🍀
Aku memasuki rumah Seventeen,menghiraukan beberapa pasang mata yang memandang dan memanggilku.
Aku berjalan menuju ruanganku dan mengambil sebuah koper kecil disudut ruangan dan mulai membereskan barang-barangku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Starry Night | S.coups
Fanfiction'bisakah kau melihat keberadaanku di sampingmu untuk sekali saja.. kau tau,betapa sakitnya aku saat melihatmu bersamanya.. aku memang memiliki tubuhmu tapi tidak dengan hatimu' Since 30 Oktober 2018 - (...) Sempiternal Starry Night. #seluruh hak cip...
