🌸🌸🌸
Sulit bagiku untuk melupakanmu namun akupun harus melakukannya,karena bukan hanya dirimu saja yang ingin bahagia tapi dirikupun sama ingin merasakan apa itu arti kebahagiaan sesungguhnya baik dengan atau tanpamu.
Keluar masuk Rumah sakit seolah menjadi rutinitasku beberapa bulan terakhir dan seperti biasa baik Soonyoung ataupun Wonwoo akan menemaniku saat melakukan pemeriksaan rutin.
Setelah kejadian beberapa bulan yang lalu tentu hidupku terasa berbeda,tak ada lagi singgah disebuah rumah putih yang berisikan orang-orang yang membuatku tersenyum,tak ada lagi acara berkumpul diakhir pekan,dan hal lainnya yang menyenangkan.
Aku hanya terus menatap jalanan yang kami lalui,Wonwoo menemaniku saat ini. Pria berhoodie hitam itu fokus pada jalanan.
Entah kemana ia membawaku yang kutahu hanyalah jalanan yang kami lalui bukanlah jalan menuju rumahku,Wonwoo terus diam dan tak menjawab saat aku bertanya kemana ia akan membawaku.
Hingga ia memberhentikannya dijalanan tepi pantai,keluar dari mobil terlebih dahulu lalu membukakan pintu untukku. Tangannya terulur dihadapanku memintaku untuk membalas uluran tangannya.
"Apa masih terasa lemas? Apa perlu aku menggendongmu saja?"tawarnya saat aku berhasil berdiri dengan bantuannya
"Aku masih kuat berjalan nuu"
"Baiklah,katakan padaku jika lelah" seolah tak puas dengan jawabanku ia menatapku meminta penjelasan lebih,aku hanya menangkup tangannya yang menggenggam tanganku dan mengusapnya perlahan lalu membalas tatapannya
"Pegang saja tanganku"
Ucapku seraya tersenyum namun Wonwoo tiba-tiba mengangkat tubuhku dan akupun segera mengakungkan kedua tanganku dilehernya.
"Dasar gila,turunkan aku!"
"Tidak akan!"
"Jeon wonwoo!"
"Diam,kau bisa terjatuh nanti"
Mau tak mau aku harus menuruti keinginannya,aku memandangi sekitar dan sadar jika tempat ini cukup sepi.
Tak ada orang lain selain kami disini.
Wonwoo berhenti disebuah batuan karang besar ditepi pantai dan ia membantuku untuk menaiki batu tersebut,deburan ombak disore hari menerpa batuan karang dengan cukup kuat hingga tak jarang cipratan airnya mengenai bajuku.
Wonwoo memilih untuk duduk dan aku tetap pada posisiku,berdiri merasakan angin laut disore hari yang menerpa tubuhku.
Wonwoo memakaikan jaketnya padaku karena sadar aku akan kedinginan.
🌸🌸🌸
Cukup lama kami memandangi lautan yang luas,Wonwoo memberi isyarat aku ikut duduk bersamanya namun aku mengerutkan dahiku saat melihatnya.
"Pelan-pelan,jangan menarikku seperti itu"
Ucapku saat Wonwoo menarikku duduk dipangkuannya,ia melingkarkan kedua lengannya dipinggangku dan menariku agar lebih dekat hingga mengikis jarak,hembusan nafasnya yang terasa begitu jelas mengenai permukaan leherku saat ia menaruh kepalanya dibahuku
"Jangan berontak,biarkan seperti ini"
"Nuu"
"Boleh aku merindukanmu hmm?"
Aku hanya diam mendengar ucapannya,aku tahu ia akan kembali mengatakan sesuatu.
"Ayo mulai semuanya dari awal"
Aku tak bodoh untuk mengerti apa yang ia inginkan saat mengatakan kalimat itu.
Tangannya bergerak merapikan rambutku yang terbawa angin dan menralikannya dibelakang telingaku.
"Aku memilikimu"
"Tapi aku,"
"Apa? Aku hanya menginginkanmu,tak lebih. Akan selalu ada harapan untuk kita kan?"
"Aku hanya akan menyusahkanmu nantinya"
"Itu sudah menjadi tugasku untuk melindungimu"
"Nuu,.."
"Tangan ini,aku ingin selalu menggenggamnya.
Be mine?"
Tanpa sadar aku menganggukan kepalaku dengan perlahan, hingga aku sadar kini Wonwoo memelukku dengan erat.
"Aku berjanji akan selalu membuatmu tersenyum"
"Aku percaya padamu"
Aku membalas pelukkannya dan aku dapat mendengar jelas suaranya saat ia tersenyum kecil.
"Aku mencintaimu"
"Dan tolong bantu aku agar membalas perasaanmu"
Ucapku lirih,ku harap aku tak salah melangkah sekarang.
"Tentu,eumm sayang?"
Aku tertawa kecil saat ia memanggilku dengan sebutan itu.
"Itu terdengar menggelikan"
"Kau akan terbiasa nanti"
Saling memberi senyuman dan aku tahu Wonwoo adalah pria yang akan bertanggung jawab atas perbuatannya.
"Tidak merasa dingin hmm? Sebentar lagi mataharinya akan segera terbenam"
"Kalau aku bilang ini sangat dingin? Apa yang akan kau lakukan?"
"Aku akan memelukmu erat seperti ini"
Aku hanya tersenyum saat ia kembali mengeratkan pelukkannya.
"Atau memberimu beberapa kecupan seperti ini"
Ya,Wonwoo mulai memberikan beberapa kecupan di bibirku dan juga wajahku.
"Kau tahu? Aku merasa sangat bahagia sekarang."
Tangannya beralih membingkai wajahku dan selanjutnya aku menutup mataku hingga aku merasa sebuah ciuman hangat dibibirku.
Tuhan,bolehkah aku bahagia dengannya?
🌸🌸🌸
"Hati-hati kau bisa jatuh nanti!"
"Bawel"
Aku hanya menggerutu saat Wonwoo mulai memperlakukanku seperti anak kecil
"Kubilang hati-hati sayang,kau hampir terjatuh"
Ucapnya memegangi kedua bahuku
"Isshh,aku bukan anak kecil"
"Aigoo,baiklah. Aku hanya khawatir kau jatuh jika berjalan cepat seperti itu"
"Kau mau mampir?"
Tawarku padanya saat kami sampai didepan pintu rumahku
"Sebenarnya aku ingin tapi ini sudah malam,kau harus segera beristirahat. Aku akan sering mengunjungimu nanti"
"Baiklah,hati-hati dijalan"
"Baik tuan putri"
"Jeon!"
Menyebalkan,baruku beri hati taunya malah bertingkah.
"Masuklah,mimpikan aku nanti"
Aku sudah akan membuka pintu namun ia menari tanganku dan memelukku erat.
"Jangan tinggalkan aku"
"Memangnya aku mau kemana? Ini sudah malam. Kau juga harus bekerja besok"
"Ini masih terasa seperti mimpi"
"Kau tidak sedang bermimpi tuan Jeon"
"Kalau begitu coba berikan aku ciuman"
Aku memutar bola mataku sebelum akhirnya berjinjit dan mengecup pipinya.
"Sudah?,apa kau puas?"
Ia tersenyum dan memberiku ciuman singkat dibibirku.
"Sangat puas"
"Pulanglah,kabari aku jika sudah sampai"
"Baiklah,selamat malam. Eummm sayang?"
"Jeon Wonwoo!"
Ia sedikit berlari kecil dan memasuki mobilnya,lalu melambaikan tangannya padaku.
Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang lebih terlihat seperti anak kecil.
Dengan perlahan aku membuka pintu dan,
"Apa sangat menyenangkan?"
Aku mematung saat melihat sosok yang kini berdiri dihadapanku.
"Seungcheol?...
Bagaimana bisa kau ada disini"
Tbc..
Jadi kalian team mana nih.
Teamnya Seungcheol atau Wonwoo?
24/01/2019
Story by Rin
KAMU SEDANG MEMBACA
Starry Night | S.coups
Fanfiction'bisakah kau melihat keberadaanku di sampingmu untuk sekali saja.. kau tau,betapa sakitnya aku saat melihatmu bersamanya.. aku memang memiliki tubuhmu tapi tidak dengan hatimu' Since 30 Oktober 2018 - (...) Sempiternal Starry Night. #seluruh hak cip...
