Segala hal yang berkaitan denganmu,mengapa terasa sangat sulit untukku...
🍀🍀🍀
"Seungrin!"
Aku tersenyum dan melambaikan tanganku saat melihat Seungkwan yang kini berdiri dibalik meja kasir.
Aku menghampirinya setelah menaruh tas yang berisi perlengkapan yang kubawa.
Hari ini kami sepakat untuk mendekorasi ulang Restorant dan mengubah sedikit design yang ada.
"Maaf aku sedikit terlambat,Wonwoo memintaku menemaninya terlebih dahulu tadi."
Jika bukan karena Wonwoo yang merengek minta kutemani kesebuah toko pakaian mungkin aku tidak akan terlambat datang.
"Aish padahal dia sudah setua itu masih minta ditemani,benar-benar kekanakan."
Aku hanya terkekeh menanggapi ocehan Seungkwan untuk Wonwoo.
"Sudahlah ayo mulai,kita harus bergerak cepat agar tak banyak memakan waktu"
Aku mulai mengambil peralatan yang akan kami gunakan mulai dari cat,kertas dinding,lampu-lampu kecil dan yang lainnya.
Kami menghabiskan waktu sekitar 7jam hingga pekerjaan kami selesai,bahkan Seungkwan kini sudah berbaring diatas lantai dengan wajah penuh keringat dan napas yang sedikit terengah.
"Benar-benar membuat lelah, tapi aku suka hasilnya. Tempat ini jadi lebih terlihat menarik"
Aku mengangguk perlahan menanggapi ucapan Seungkwan sambil memberinya sebotol air mineral yang kini sudah tandas diminum.
"Kau gantilah baju terlebih dahulu Kwanie, sisanya biar aku yang membereskan."
Ucapanku dijawab dengan anggukan sebelum akhirnya Seungkwan pergi kebelakang untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
Suara lonceng pintu membuatku menoleh keasal suara dan mendapati Wonwoo lengkap dengan setelan kerjanya kini melangkah mendekatiku,dengan wajah lelahnya yang terlihat begitu jelas namun ia masih bisa tetap berusaha tersenyum padaku.
"Kenapa tidak langsung pulang saja? Akukan sudah bilang bisa pulang sendiri."
"Tidak,kau harus pulang bersamaku." Ucapnya yang kini tengah duduk disalah satu kursi pengunjung.
"Mau kubuatkan sesuatu?"
Wonwoo menggelengkan kepalanya dengan pelan menanggapi tawaranku.
"Kalau begitu tunggu sebentar,aku akan membereskan barang-barang dulu."
Dengan cepat aku mulai membereskan barang-barangku,aku tak ingin membuat wonwoo menunggu lama. Setelah selesai kemudian aku kembali menghampirinya dan setelah berpamitan kepada Seungkwan kamipun bergegas untuk pulang.
🍀🍀🍀
Sepanjang perjalanan kami saling terdiam,Wonwoo yang terlihat fokus pada jalanan dan aku yang lebih memilih melihat keluar jendela.
"Nu kita akan kemana?"
Aku bertanya pada Wonwoo saat menyadari jika ini bukanlah jalan kearah rumahku.
Wonwoo tak menjawab pertanyaanku dan hanya menanggapi dengan sedikit senyum yang terlihat samar.
Hingga kemudian Wonwoo menghentikan mobilnya disuatu tempat,aku mencoba melihat sekeliling.
Dermaga,Wonwoo membawaku kesebuah dermaga.
"Ayo!"
Wonwoo membukakan pintu mobil untukku dan mengulurkan tangan padaku,tentu aku menerima uluran tangannya.
Kami duduk diatas kap mobil,Wonwoo merangkulku dari samping dengan kepalaku yang bersandar dipundaknya.
"Kau lihat bintang yang disana?"
Aku melihat kemana arah tangan Wonwoo,benar. Bintang disana terlihat lebih bersinar dibandingkan yang lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Starry Night | S.coups
Fanfiction'bisakah kau melihat keberadaanku di sampingmu untuk sekali saja.. kau tau,betapa sakitnya aku saat melihatmu bersamanya.. aku memang memiliki tubuhmu tapi tidak dengan hatimu' Since 30 Oktober 2018 - (...) Sempiternal Starry Night. #seluruh hak cip...
