Hari yang ditunggu

7.9K 252 10
                                        

Hari ini adalah hari yang ditunggu keluarga Radit dan keluarga Retno,karena hari ini adalah hari pernikahan Retno dan Radit.

Retno sedang bersiap siap dikamarnya,ia merasa tidak nyaman memakai baju seperti itu.

"Haduhh ribet banget nih baju."Keluh Retno.

"Ini lagi dandanan menor banget kayak cabe."Keluhnya lagi.

"Retno kamu udah siap?"Tanya Deviana sambil membuka pintu kamar Retno.

"Udah mi."Jawabnya tidak semangat.

"Kenapa nggak semangat gitu sihh."Balas Deviana.

"Nih baju ribet mi,mami kan tau Retno nggak suka yang ribet ribet."Ucap Retno.

"Kamu sekarang harus ilangin sifat tomboy kamu."Balas Deviana.

"Gabisa mi."Ucap Retno.

"Dicoba dulu dong,pasti bisa."Ucap Deviana.

"Hmm."Jawab Retno singkat.

"Ayo turun."Ucap Deviana.

Kemudian mereka turun ke ruang keluarga yang dipenuhi banyak orang.saat Retno Sampai dibawah semua pasang mata tertuju padanya termasuk Radit.

Retno duduk disebelah Radit,pandangan Radit masih tertuju kepada Retno membuat Retno risih.

"Eh,gue tau gue cantik nggak usah diliatin terus."Bisik Retno membuat Radit tersadar dari lamunannya.

"Ihh ke PD an Lo."Jawab Radit.

"Baiklah untuk mempersingkat waktu mari kita mulai ijab kabulnya."Ucap Penghulu.

Radit pun menjabat tangan Raka dan memulai ijab kabul.

"Ananda Radit Alfa Margarey binti Riko Margarey saya kawin kan dan nikahkan Anda dengan putri saya Retno Natasha Ardiaz binti Raka Ardiaz dengan mas kawin berupa emas seberat 10 gram dan seperangkat alat sholat dibayar tunai."

"Saya terima nikah dan kawin nya Retno Natasha Ardiaz binti Raka Ardiaz dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."

"Bagaimana para saksi,sah?"Tanya penghulu.

"Sah."Ucap semua serempak.

Kemudian mereka melafalkan doa dan tradisi pasang cincin lalu Retno harus menyalami tangan Radit.

Setelah selesai acara itu Retno segera mengganti baju nya karena risih dan tidak nyaman.

"Sayang kamu jaga diri ya,mami bakal sering main ke sana kok."Ucap Deviana.

"Iya mi."Jawab Retno.

"Pi Retno berangkat ya."Pamit Retno.

"Iya sayang jaga diri ya."Balas Raka.

Setelah berpamitan Radit dan Retno tinggal di rumah baru,hadiah dari Raka dan Riko.

"Dit, mampir ke supermarket dulu ya,mau beli bahan makanan."Ucap Retno saat  sudah dijalan.

"Hmm."Jawab Radit singkat.

"Galak banget Lo,PMS ye."Ucap Retno dengan terkekeh.

****
Mobil Radit berhenti di sebuah rumah bernuansa modern.

"Lo nggak salah rumah kan,nih rumah mewah banget."Ucap Retno setelah turun dari mobil.

"Emang rumah Lo tuh nggak mewah."Balas Radit sambil menyeret kopernya masuk ke dalam rumah.

Retno pun menyusul Radit masuk dan menentukan kamar masing masing.

"Disini ada lima kamar diatas 3 dibawah 2,pilih kamar Lo sendiri."

My Enemy My HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang