Partyy(Last Part)

5K 154 10
                                        

Harini tepat nya nanti malam pukul 8 akan diadakan acara untuk menyambut baby Al yah semacam party gituu.

Dan sekarang Ismi cs tengah berada di kamar Retno untuk mencoba dress yang mereka beli kemarin.

Sedangkan Radit cs mereka tengah membantu mempersiapkan pesta untuk nanti malam.

"Emang lo jagonya kalo tentang fashion mi."Puji Retno kepada Ismi karena telah membelikan nya dress yang sesuai dengan selera Retno.

"Ismi gitulohh."Bangga nya.

"Kemarin gue juga beli buat Aldo, bentar gue cari dulu."Ucap Ismi sambil memeriksa satu persatu goodie bag.

"Dress gue terlalu terbuka yah?"Tanya Fely sambil menunjukkan dress yang tengah melekat ditubuh nya.

"Emm enggak kok."Ucap Retno.

"Nahh ini nihh buat Aldo."Ucap Ismi memberikan setelan baju bayi kepada Retno.

"Makasih aunty."Ucap Retno menirukan gaya suara anak anak.

"Apaan sih lo."Ucap Ismi terkekeh.

"Udahh yokk turunn gaenak tau sama tante Dian."Ucap Luluk.

"Iya juga sihh."Ucap Ismi.

"Yaudah ayokk."

Mereka berempat turun ke bawah untuk membantu meringankan beban para lelaki wkwk.

"Sini bang gue bantuin."Ucap Ismi saat melihat Briyan kesusahan membawa kardus.

"Gausahh ini berat."Ucap Briyan.

"Makanya gue bantuin biar nggak berat ihh."Ucap Ismi dengan senyum khasnya.

'Ni anak cantik juga.' Batin Briyan

"Thanks."Ucap Briyan dibalas senyuman oleh Ismi.

Sedangkan saat Retno ingin membantu,Radit malah menyuruh nya untuk duduk manis.

"Sayangg kamu habis operasi jadi duduk manis aja."Ucap Radit.

"Ihh Radit aku kan-"

"Nurut sayang ini juga demi kebaikan kamu."Ucap Radit memotong ucapan Retno.

"Retnoo Aldo tiba tiba nangis kaya nya haus ini kamu kasih asi dulu."Ucap Deviana yang datang dari taman dengan Aldo di gendongan nya.

"Cup cup anak mommy haus ya." Retno mengambil Aldo dari gendongan Deviana dan memberinya asi.

"Mami bantu bantu yang lain dulu."Pamit Deviana.

"Anak daddy lahap banget minumnya."Ucap Radit sambil mengelus pipi gembul Aldo.

"Udahh sana bantu yang lain."Ucap Retno.

"Bentar masih mau liat anak aku."Ucap Radit.

"Nanti malemm masih bisa ihh."

"Yaudah,kamu di sini aja jangan capek capek."Ucap Radit diangguki Retno.

Radit kembali melakukan pekerjaan nya yang sempat tertunda sesekali mengawasi Retno yang tengah bercanda dengan putranya.

*****
Jam menunjukkan pukul setengah 9 acara inti sudah berlalu dan kini para tamu tengah menikmati hidangan yang tersedia.

Vano cs dengan Luluk cs larut dalam pesta yang meriah itu sedangkan Retno tengah menjamu kolega bisnis Radit.

"Aldo mana sayang?"Tanya Radit.

"Tadi digendong Mamii."Jawab Retno

"Yaudah kita ke sana yukk,kayaknya lagi seru tuhh."Ajak Radit sambil menunjuk teman teman mereka yang tengah berkumpul di meja berisi banyak makanan.

Radit merengkuh pinggang Retno dan berjalan bersama ke tempat teman teman nya berada.

"Makan mulu lo Den."Ucap Radit.

"Nanti mubazir kalo nyisa."Ucap Deni.

"Yaelahh sa ae lu tong."Ucap Reyhan.

"Ehh ponakan gue mana?"Tanya Reyhan kepada Retno.

"Sama mami gue."Ucap Retno.

"Ngapa emang nyari anak gue?"Tanya Radit.

"Tanya doang."Jawab Reyhan.

"Ehh kalian lanjutin aja makan nya gue mau ke toilet duluu."Pamit Ismi diangguki semua.

Ismi beranjak dari tempatnya dan pergi ke kamar mandi di sebelah dapur.

Setelah menyelesaikan ritual nya Ismi berniat kembali tetapi telinganya mendengar seseorang sedang merintih kesakitan di taman belakang.

Ismi yang penasaran pun melangkah kan kakinya ke taman belakang dan ia melihat Briyan dengan darah mengalir di telapak tangan nya.

"Astagaa bang kenapa?"Ismi menghampiri Briyan.

"Ehh,gapapa kok cuma tadi kegores pisau dikit."Jawab Briyan.

"Bisa minta tolong obatin?"Briyan memberikan kota p3k kepada Ismi.

Ismi mengambil tangan Briyan dan membersihkan darah yang mengalir lalu memberi sedikit obat merah dan menutupnya dengan perban.

"Makasihh."

"Sama sama."

****
Pukul 09.00

Pagi ini Retno cs juga Radit cs tengah berada di taman belakang rumah keluarga Margarey.

Radit dan Vano sedang berenang sedangkan yang lainya menikmati sinar matahari yang menerpa tubuh mereka.

Sungguh mereka menikmati momen momen persahabatan diantara mereka semua.

"Foto yokk kita gapernah foto bareng."Ajak Ismi.

"Ayokkk."Jawab mereka semua serempakk.

Dengan posisi Vano yang memegangi ponselnya dan mereka bergaya saat kamera menangkap gambar mereka.

Retno tersenyum bahagia memiliki keluarga kecil yang bahagia, persahabatan yang erat,dan suami yang bertanggung jawab.

Itu lebih dari apa yang selama ini diimpikan Retno,tak disangka pernikahan yang berawal dari ketidaksukaan bisa berakhir bahagia.

Selama hidup nya ia tidak akan melupakan momen momen diantara mereka.

Radit Alfa Maragarey lelaki yang dulu musuh terbesarnya sekarang malah menjadi pendamping hidup nya juga ayah dari anak nya.

_*_*_*_*_*

Huaaaa akhirnya selesai jugaaa😭

Maaf yahh kalo ending nya gak sesuai ekspektasi kaliann.....

Inshallah author bakal comebackk sama ceritaaa yang mungkin bakal lebih menarik dari ini.

Jadii staytune yaa😭😭

Makasihh buat support nya:)

SalamSayang:D

Feladiavv











My Enemy My HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang