Chapter -02-

2.4K 330 46
                                        

Aku paling senang baca" koment kalian. Karena beragam, dan kadang kocak" jadi aku nya juga tambah semangat buat nulis kelanjutannya...

Jadi, jangan pelit vote dan koment dong.. hehe

***

Keynal memarkirkan motor nya di garasi yang sudah di tempati beberapa motor penghuni kost lain nya. Dengan santai ia berjalan menuju gedung tiga tingkat dengan masing-masing sepuluh pintu setiap lantai nya. Dan semua menghadap ke arah jalanan.

"Baru balik, Key " sapa seorang pria yang baru turun dari lantai dulu ketika Keynal hendak naik.

"Iya, Bang " jawab nya sopan, dan kemudian langsung naik ke lantai dua.

Ia berjalan menuju kamar paling pojok, yaitu kamar nya berada. Baru Henda membuka pintu, seseorang keluar dari pintu kamar sebelum kamarnya.

"Key" panggil cowok yang seumuran dengan Keynal.

"Apa ?" Tanya Keynal malas
"Entar, temenin kerumah sakit yuk. Bianca masuk rumah sakit. Gue males kalau sendiri " ujar nya lagi.

"Enggak mau, males "jawab Keynal membuka pintu kamar nya.

"Ayo lah, Key.. temenin gue. Sebentar doang " rayu Egar. Menyusul Keynal masuk kedalam kamar nya.

Keynal meletakkan tas Selempang nya ke atas meja. Kemudian menoleh malas pada tetangganya itu. Ia menghela napas berat melihat Egar sudah memasang muka sok imut yang membuat nya ingin muntah.

"Tapi, gue gak mau ikut masuk "

"Sama aja bohong, anjir !"

"Yaudah kalau gak mau"

Ck.

Egar berdecak kesal. "Iya deh, loe gak ikut masuk. Lagian kenapa sih, Bian kan cantik Key. Baik, ramah. Loe malah ogah di deketin sama dia." Jelas Egar.

Tapi Keynal tidak memperdulikan nya. Cowok malah memilih mengambil handuk, dan perlengkapan mandi. Kemudian keluar untuk menuju ke kamar mandi. Egar hanya bisa mendengus malas. Melihat sikap cuek teman nya itu.

***

Sesuai janji, Keynal menemani Egar kerumah sakit untuk menjenguk Bianca, yaitu sepupunya Egar. Tapi, tidak sesuai kemauan nya. Egar memaksa nya untuk ikut menemui Bianca yang sedang di rawat. Namun ia tetap tidak mau. Keduanya malah asik berdebat di koridor menuju kamar rawat sepupunya Egar.

"Gue gak mau. Loe aja sana sendiri " ucap Keynal.

"Ck, tanggungan banget Key, udah nyampe sini masa gak masuk " ujar Egar menarik nya.

"Enggak, loe tau sendiri sepupu loe itu genit. "

"Ya ampun, Key. Dia lagi sakit. Jadi, pasti udah jinak "

"Enggak, loe aja yang masuk. Atau gue tinggal pulang " ucap Keynal kekeh tidak mau masuk.

Egar berdecak lagi. Melepaskan tarikkan nya. "Gak asik loe! Gak sopan tau engga ".

Keynal hanya mengindikkan bahu nya dengan acuh. Ia berbalik pergi menuju lift, lalu menghilang di sana. Egar hanya bisa mendengus kesal dan akhirnya memilih untuk masuk sendiri. Bodo amat, jika Bianca akan memarahinya karena tidak berhasil membawa Keynal menjenguk nya.

At Least OnceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang