Prolog

312 111 25
                                        

Cinta, kehangatan keluarga, dan persahabatan sejati adalah tiga hal yang amat didambakan Alessia untuk tetap digenggamnya hingga akhir hayat. Mungkin terdengar klise bagi orang lain, namun bagi seorang Alessia, harapan-harapan sederhana itu terasa begitu mewah. Apalagi bagi perempuan dengan rekam jejak kelam seperti dirinya; seolah mimpi-mimpi itu tidak layak untuk ia miliki.

Namun, kenyataan tak jarang menjadi lawan yang kejam bagi harapan. Setahun terakhir, Alessia terpaksa menggantungkan hidupnya pada deretan obat-obatan rumah sakit. Berkali-kali ia nyaris menyerah, merasa lelah pada segala cobaan yang menghantam tanpa jeda. Kehangatan keluarga dan kasih sayang yang selama ini ia mimpikan hanyalah fatamorgana—sebuah khayalan kosong yang tak pernah ia rengkuh. Seolah-olah, takdir memang sengaja memalingkan wajah dan enggan membiarkannya mengecap bahagia.

Dikenal sebagai bad girl, Alessia terampil menyembunyikan rahasia dan kepedihannya di balik topeng yang ia kenakan setiap hari. Tak ada yang tahu bahwa hidupnya tak ubahnya sebuah labirin yang membingungkan, atau sekadar boneka yang bergerak di bawah kendali ego sang ayah. Sebuah kehidupan yang ingin segera ia akhiri.

Kisah yang semula tampak menyenangkan ini, mungkin saja bermuara pada akhir yang menyayat hati. Melalui benang cinta segitiga antara Alessia, Nando, dan Alvaro, kalian akan dibawa menyelami arti cinta yang sesungguhnya. Tak hanya perihal asmara, namun juga tentang makna persahabatan yang melampaui segalanya.

Alessia (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang