S E B E L A S

273 15 2
                                        

Setelah 2 hari mempersiapkan segala hal,mulai dari tempat hingga acara hari ini saatnya acara itu dimulai. Kali ini SMA Bima Cakra mengambil tema Nusantara,jadi semua kelas tingkat XI bebas ingin menampilkan seni apapun asalkan asli Nusantara. Dalam acara ini kelas X sengaja tidak diikut sertakan karna khusus kelas X berada di acara seni lukis baca puisi.

Seperti biasanya Nata telah siap dengan semua perlengkapan sekolahnya,baju yang nantinya akan dia pakai pun telah masuk kedalam tasnya. Senyum cerah bak mentari itu bisa saja menyihir siapapun yang melihatnya, setelah menutup pintu kamarnya,dia langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan.

Namun sejenak senyum itu luntur kembali,mengingat bagaimana rasa sakit yang dia rasakan saat ini. Memori bagaimana wajah cerah semua orang bercengkrama dimeja itu kembali terputar bak kaset rusak,senyum cerah yang sempat terbit itu tergantikan oleh senyum gentir.
Sampai akhirnya dia memutuskan untuk tidak jadi sarapan dan langsung berangkat ke sekolah

' Ini saatnya ' batinnya

Setelah sampai disekolah dan menaruh tas dikursinya, Nata memutuskan untuk ke kantin guna mengisi perutnya terlebih dahulu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Setelah sampai disekolah dan menaruh tas dikursinya, Nata memutuskan untuk ke kantin guna mengisi perutnya terlebih dahulu. Namun sarapan tenangnya harus terganggu karena datangnya para sahabat seperjuangan nya itu, sampai akhirnya mereka juga ikut sarapan bersama.

" Jadi gimana pada tegang ngga? " - Keisya

" Ya iyalah,mana ditonton banyak orang " - Farah

" Biasanya juga Lo jadi bahan tontonan gegara urat malu lo udah putus juga " - Elena dan yang lain ikut mengiyakan perkataan nya

" Sembarang Lo...Oya Nat, lo gimana ma tu si curut?" Dan ya Farah berhasil membuat Nata hampir saja menyemburkan makanannya, sementara yang lainnya memilih diam karna sebenarnya mereka juga ingin tau

" ngga gimana-gimana, orang gue cumanw temen ga lebih " - Nata

" Ta... Lo masih nginget dia ? " Ucapan tiba-tiba Keisya berhasil mengubah suasana menjadi sedikit tegang

" Engga, udahlah gimana nantinya aja deh.. gue masih nyaman kek gini " setelahnya tidak ada lagi yang mau membuka suara

Setelah selesai sarapan berujung tegang tadi mereka memutuskan untuk ke kelas masing-masing karna juga harus bersiap untuk tampil nantinya. Kadaan kelas Nata sekarang benar-benar seperti kapal pecah semua meja berantakan suara bising dimana-mana.

Sekarang Nata masih setia duduk dibangku nya sambil memainkan handphone nya,tadi Elena dan Naswa datang ke kelas nya, mereka bilang ingin memasang kan make up sahabat mereka itu,sempat menolak tapi mau tidak mau Nata harus mau.

" Ata..." Tau dengan siapa yang memanggilnya Nata langsung menoleh ka asal suara itu,dan berjalan mendekati nya

" Apaan far? "

" Bantuin gue ngebagiin Snack buat tamu, buk yus bilang harus cewe yang ngasih cowo yang bawa "

" Lah lo kan seksi perlengkapan "

Bulan Dan Bintang ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang