Pasangan suami-suami kedua (istri) Jeno dan Nana diusir oleh pemilik mansion megah pinggiran kota.
Rasanya Mark sudah tidak mampu menahan ke-agresifan Nana kepada istri manisnya.
Mark melihat dengan jelas Nana yang asik berbincang dengan Donghyuck di sofa miliknya. Sesekali menyeruput kopi buatan manusia-manusia manis disana.
Sosok lain di hadapan Mark terkulai pasrah diabaikan oleh istrinya yang malah asik bersama istri orang lain.
"Hyun—" perkataan Jeno terhenti saat Mark berdiri lalu berjalan menuju dua sosok manis disana.
"Kenapa kau mencium istriku, Na?!" Turing Mark. Tadi dia melihat dengan jelas Nana yang sengaja menciumi pipi manis milik istrinya.
"T-tidak Hyung aku hanya gemas—"
"Tapi dia istriku!" Potong Mark. Donghyuck yang kesal akan keposesifan suaminya berdiri.
"Hyung apa-apaan sih? Gak usah bentak Nana Hyung! Lagian kami 'sama' kan?"
"Sama apanya Hyuck? Kau tidak tau Nana itu pernah berada di posisi atas dulu!"
Donghyuck memutar bola mata jengah, "tapi sekarang Nana hyung sama denganku Hyung! Lagian gak mungkin dia mau cerai sama manusia itu!" —menunjuk Jeno yang tengah khidmat menonton sinetron, "—Nana Hyung mau punya anak sepertiku jadi dia hanya mengangap aku begitu!"
Mark terdiam. Kesal sekali pria tampan itu. Selalu saja dia tak pernah dibela oleh pemuda manis kesayangannya.
"Jeno! Bawa istrimu pulang!" Mendengar itu Jeno bangkit lalu menarik lengan istrinya yang mempoutkan bibir.
"Hyuckie.." lirih Nana dramatis.
"Nana Hyung.." begitu pula tukang drama satu ini.
Setelah pasangan itu menjauh Donghyuck menoleh kepada Mark. Sambil cemberut tentunya.
"AKU GA SUKA SAMA HYUNG"
Saat ini beruang manis itu sedang merajuk. Manis sih bagi Mark tapi tetap saja dia tidak mau nanti malam tidur sendirian tanpa guling empuk yang bisa ia cumbu.
"Hyuckie"
"..."
"Dear"
"..."
"Baby bear"
"..."
"Bilang apa maumu akan kukabulkan"
Akhirnya beruang itu menoleh.
"Beneran?"
"Iya sayang kapan aku tidak pernah memuaskanmu—" Plak
Bibir seksi Mark di gampar oleh mahluk itu.
"Omongan hyung mesum, kayak pedo hehe"
Mark terdiam. Okay.
"Apa maumu?" Tanya Mark Lagi.
Si manis nampak menimang, "Hm Hyuck mau main dengan Yangyang besok? Dia pasti senggang. Boleh gak?"
Sekali lagi Mark menghela nafas. Tapi dia mengangguk membolehkan sambil tersenyum terpaksa.
"Tentu baby"
"Thanks Murk hyung!" —setelahnya memeluk Mark yang menahan tegang akibat pantat Hyuck yang bergesek di daerah selatannya.
'setidaknya bocah satu itu bisa ku ancam jika macam-macam dengan istriku—oh sial murk junior bersabar lah sayang'
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr. Lee
FanfictionDonghyuck, 17 tahun; dipaksa ayahnya menikah dengan seorang laki-laki dewasa yang sukses di Kanada namun berdarah Korea Apakah yang akan terjadi? Bagaimana 'drama' bahtera rumah tangga yang akan mereka jalankan? Warning! YAOI! BXB! Male pregnant! 1...
