Nii Ju

13.7K 1.3K 79
                                        

"Yo, Mark"

"KENAPA KAU ADA DISINI BAJINGAN!"

--------

"HYUNG!/MINHYUNG!" Teriak kedua orang yang menyaksikan hak tersebut.

Jeffrey -korban penonjokan Mark bangkit membersihkan darah akibat robekan di bibirnya.

Saat akan menonjok lagi, Jeffrey menahan sebaik mungkin. Akibatnya perkelahian pasangan anak-ayah itu tak terelakkan.

•••

Sambil tersedu-sedu Hyuck mengobati luka dan lebam suaminya di kamar sang suami yang lama. Melihat kondisi Mark yang tak jauh mirip pelaku begal yang diamuk masa.

"Hiks.." tangis Hyuck.

Mark hanya diam. Tak berani angkat suara. Jika dia begitu bisa saja Hyuck mengomel lagi.

"Aw-aw sakit Hyuck!" Rintih Mark saat Hyuck sengaja menekan luka di dekat matanya.

"Ya rasakan saja! Sakit kan? Kenapa bodoh malah pukul-pukulan begitu ha?! Udah jadi member Avengers apa?!" Nah kan mulai lagi.

Lihat?

Mark mendengus. Saat menangis masih bisa-bisanya si manis itu cerewet juga.

"Maaf Hyuck. Aku hanya ingin melenyapkan bajingan itu"

Hyuck menghentikan pekerjaannya, "Hyung, dia ayahmu.."

"Mana ada ayah yang menelantarkan anaknya demi jalang, sayang" respon Mark tersenyum miris.

"Ada Hyung dan dia adalah ayahmu"

Mark menatap datar sang istri, "kau tak tau tentang yang kualami, Lee Donghyuck"

Satu kalimat yang sukses membuat hati pemuda itu tersayat.

Tak tau? Bagaimana dia tau jika Mark bahkan tak menceritakan padanya!

Donghyuck menunduk tangannya meremas lututnya. Air mata mulai berjatuhan tanpa izin.

Mark yang mengamati perubahan snag istri langsung teringat apa kata-katanya tadi.

Kalimat yang sukses melukai hati istrinya.

"Hyuck?" Panggil Mark memegang bahu kecil itu.

Masih menunduk, Donghyuck mengelap air matanya dengan lengan bajunya.

"B-bagaimana aku tau jika Hyung bahkan tak mau menceritakannya? Saat aku bertanya pun, Hyung akan menatap datar aku dan bilang jika ayah Hyung sudah lenyap.." jawab Hyuck.

Kepalanya terangkat dan mulai menatap sang suami, "Apa hyung benar menganggapku teman hidup atau hanya.. objek nafsumu, hiks.."

Mark membolakan matanya, kelabakan. Nampaknya kata-katanya berdampak lain bagi sang istri.

"Astaga Hyuck sayang maafkan aku. Hyuck, aku hanya tak mau kau memikirkan tentangnya, bajingan yang pernah ku panggil ayah. Aku benar-benar ingin dia lenyap dan menjauh dari kehidupan ibuku hyuck. Eomma, Tae eomma sudah cukup tersiksa secara mental dengannya dan aku.. dia menghancurkan angan anak kecil yang ingin hidup bahagia dengan ayah yang penuh tanggungjawab dan ibu yang penuh kasih sayang."

Mr. LeeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang