💥 Dua puluh satu

3.4K 271 21
                                        

     Lisa meletakkan secangkir teh hangat di atas meja makan dan lengkap dengan tiga lembar roti tawar yang di olesi selai coklat. Sarapan sudah siap dan pagi ini ia sudah bersiap untuk menjalani rutinitasnya sebagai seorang dancer. Tepat pukul tujuh pagi ia sudah harus meluncur ke tempat latihan untuk sebuah acara besar minggu depan.

Pagi-pagi sekali Jungkook sudah tiba di apartemen Lisa. Awalnya ingin menemani Lisa latihan tetapi Jungkook tiba-tiba merasa tak enak badan dan akhirnya Lisa menyuruhnya untuk tetap tinggal di apartemen miliknya. Sebelumnya Jungkook terus memaksa ingin ikut tetapi bukan Lisa namanya jika ia tidak bisa menaklukkan seorang Jeon Jungkook.

"Kau harus sarapan dan minum teh hangatnya supaya tubuhmu membaik. Dan jangan lupa minum obatnya." ucap Lisa pada Jungkook.

"Noona, berjanjilah padaku dulu. Jangan dekat-dekat dengan pria lain dan jaga hatimu untukku." ucap Jungkook sambil menyantap roti tawarnya. Lisa menghela nafasnya setelah mendengar kata-kata posesif Jungkook.

"Oke. Kalau begitu aku berangkat dulu. Jaga dirimu baik-baik dan istirahatlah, Jung."

"Oke, jaga dirimu juga. Telfon aku jika kau merindukanku."

Setelah mengantarkan Lisa sampai pintu, Jungkook langsung menyandarkan punggungnya di pintu sambil menatap kepergian pacarnya. Seharusnya ia berjalan beriringan bersama Lisa dan menemani Lisa latihan tetapi, mau bagaimana lagi? Sepertinya Tuhan tidak berpihak padanya.

Setelah punggung Lisa tak terlihat, seorang gadis tiba-tiba berjalan dengan sempoyongan sambil memegangi perutnya. Jungkook terkesiap dan langsung menutup pintu apartemen Lisa kemudian menghampiri gadis itu.

"Kau tidak kenapa-kenapa? Sepertinya ada masalah dengan perutmu." tanya Jungkook kini sudah berhadapan dengan gadis itu. Gadis bernama Jennie itu menatap Jungkook dengan ekspresi dingin seolah-olah menolak bantuan tulus dari Jungkook.

Jennie mendorong pelan bahu Jungkook karena telah menghalangi jalannya. Yang Jennie inginkan hanya ingin berbaring di kasur empuknya dan berharap rasa sakit yang luar biasa diperutnya berangsur sembuh jika ia gunakan untuk tidur.

"Minggir! Pergilah! Aku tidak butuh bantuan orang asing sepertimu!" tolak Jennie sengaja mengusir Jungkook.

"Aku Jeon Jungkook, aku pacar pemilik apartemen bernomor 305." ucap Jungkook sengaja memperkenalkan dirinya didepan Jennie tetapi sayangnya Jennie tidak tertarik untuk mendengarkan ocehan Jungkook.

"Aku bilang pergi! Jangan mengusikku!" marah Jennie. Tetapi setelah itu tiba-tiba Jennie merintih kesakitan kemudian tubuhnya ambruk dan untung saja Jungkook reflek menangkap tubuhnya dan saat itu juga Jungkook langsung melarikan Jennie ke rumah sakit terdekat.

○○○

Jungkook terlihat mondar-mandir didepan ruang operasi. Sudah empat jam ia berada didepan ruang operasi. Tentu saja menunggu operasi Jennie hingga selesai. Jennie menderita usus buntu akut dan dokter menyarankan untuk melakukan operasi. Sebelumnya Jungkook bingung saat seorang suster menanyai siapa dirinya. Jungkook yang dilanda panik dengan reflek menjawab bahwa ia suami Jennie. Sungguh diluar dugaan.

Jungkook ingat bagaimana Jennie menggenggam tangannya dan ia juga ingat kata-kata Jennie sebelum masuk ruang operasi, "Jangan pergi! Tunggu aku hingga aku keluar dari sini."

Sudah empat jam ia berada disini dan sialnya ia lupa membawa ponsel dan lupa mengabari pacarnya bila ia sedang berada dirumah sakit. Beberapa menit kemudian, dokter bedah keluar dari ruangan. Tentu saja Jungkook langsung menodong banyak pertanyaan kepada dokter bedah tersebut dan hasilnya operasi Jennie berhasil dan dokter mengharuskan Jennie untuk dirawat dirumah sakit untuk beberapa hari ini.

"Ah, syukurlah.."

○○○

Jennie👇

Jennie👇

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Note : Agak dipanjangin karena spesial hari ulang tahunnya author kemarin 🎉🎉🎉 Ayo, ramaikan kolom komentar dan vote sebanyak-banyaknya biar authornya semangat nulis dan banyak imajinasi😁

POSSESIVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang