Minggu (1)

1.7K 167 6
                                    

Rutinitas Yohan tiap hari Minggu pagi itu jogging sebelum ngajar ke sanggar. Iya cuma Yohan yang jogging, soalnya Hana lebih seneng tidur.

"Han, kuylah ikut jogging sekali-kali. Jangan molor mulu kaya kebo,"

Kkkkhhhhh... Kkkkhhhhhh...

Yang ada cuma dibales suara ngoroknya Hana.

Dan akhirnya Yohan sendiri lagi. (kok gue nyanyi?) wkwk. Dia udah pake kaos oblong putih, jaket putih, topi putih, sama celana pendek item. Santai banget lah pokoknya.

Pakenya sendal jepit bgt ya Han

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pakenya sendal jepit bgt ya Han


Sepanjang jogging, Yohan mikirin obrolannya dia kemarin sama Byungchan. Iya kemaren, sebelum Byungchan cabut dari rumah Yohan.

"Yung, lo... Yakin sama adek gue?"

"Kok lo raguin gue gitu sih Han?"

"Ga gitu. Aneh aja liat chat gombal lo. Aneh, kaya bukan lo banget bro,"

"Hahaha. Lo aja yang gapernah tau gue gombal,"

"Tapi serius, gue kaya asing aja sama lo yang kaya gitu,"

"Udah tenang ae Han, entar kalo gue udah dapetin adek lo, sekali gue macem-macem gue siap kena tendangan lo,"

Bukannya Yohan ga percaya sama Byungchan, tapi Yohan tau banget Byungchan orangnya gimana. Dia selalu dikejar, bukan ngejar. Jadi dia ngerasa aneh aja waktu Hana digombalin segitu noraknya sama Byungchan.

Tapi Byungchan bener juga. Selama temenan sama Byungchan, dia ga pernah nunjukin suka sama orang. Dia yang selalu digombalin, dimodusin, dan kawan kawannya. Jadi mungkin Yohan gatau gimana gelagat Byungchan saat jatuh cinta.

"Hhh gimana sih lo Han. Jogging bukannya buat refreshing malah tambah kepikiran mulu," kata Yohan ke diri sendiri.

Lagi enak dengerin musik dari earphone, tiba-tiba ada notif wasap banyak banget, bikin kuping mau budeg.

Hadeh, baru berapa menit hidup Yohan tenang tanpa anak satu ini, sekarang muncul lagi, mana langsung ngegas lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hadeh, baru berapa menit hidup Yohan tenang tanpa anak satu ini, sekarang muncul lagi, mana langsung ngegas lagi.

Yohan minggir, duduk di bangku depan minimarket.

Kak YohanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang