5. After a while, Back

475 77 3
                                        

Author POV.

Sudah seminggu sejak mimpi tentang anak kecil itu terjadi, Chan mulai menjalani hari harinya seperti biasa. Kuliah, tugas, hang out, makan, tidur, semuanya di jalani seperti biasa.

"Chan, gue main ke rumah lo ya nanti" ucap Sejun sambil merapihkan buku-bukunya.

"Ngapain?" Tanya Chan.

Ya, mereka sudah selesai kelas hari ini dan tidak ada kelas lagi nanti. Lagi pula tidak ada tugas yang di berikan oleh dosen, jadi mereka sedang menikmati waktu santai sekarang.

"Main PS ehehehehe" jawab Sejun sambil cengengesan.

"Okelah, tapi jangan ajak gue main, lagi gak mood main PS, males" balas Chan.

"Masa gue main PS sendiri?? lo mah semua di malesin, makanya lo jomblo terus"

Chan hanya membalas Sejun dengan senyuman yang di paksakan.

'Kok malah ngomongin status sih bangs*t' ucap Chan dalam hati.

"Ya ajak aja pacar lo Jun, atau gak ajak si bapak main PS, gue mau tidur aja. Mumpung lagi free"

"Bener nih ya? Gue ajak Byungchan, lo sama bapak jangan cemburu nanti"

"Iya iya iyaaa, terserah lo aja"

"Gue duluan ya" ucap Chan.

"Yoii, nanti gue chat lo"

Chan menganggukan kepalanya sebagai jawaban, ia langsung menggendong tas punggungnya dan pergi dari kelas.

Selama perjalanannya menuju rumahnya, yang ia pikirkan hanya.. mimpinya.

'Kenapa gue jadi kangen sama karakter yang ada di mimpi gue ya.. udah lama gue gak mimpiin dia' Chan tersenyum bodoh saat mengingat mimpinya tentang anak kecil yang namanya bahkan ia lupakan.

"Gue kenapa sih" Chan menjadi tertawa geli terhadap dirinya sendiri.

Seseorang tolong sadarkan orang ini..

Untung saja jalanan sepi, jadi ia tidak akan dianggap gila oleh orang-orang karena tertawa sendirian.

-○°○°○-

"GOAAAALLLLLLLLLLL"

Hanse berteriak senang saat mencetak skor untuk dirinya sendiri. Ia seperti sudah memenangkan sebuah lotre saja.

"Ishhhh!! Gak asik!" Subin membuang stick PS nya. Bibirnya mengerucut sambil mengembungkan pipinya.

"Ututututu jangan marah dong, imut banget sih kan hyung jadi pengen makan kamu" Hanse mendekati Subin dan memeluknya seperti bantal.

Sekarang mereka sedang main PS di kamar Subin.

Sedikit info tentang Hanse. Hanse adalah tetangga Subin, rumah mereka bersebelahan dan rumah Hanse sama besarnya dengan rumah Subin karena Hanse adalah anak dari pemilik perusahaan textile terkenal di korea selatan.

"Apasih hyung.." Subin diam saja, terlalu malas untuk meladeni sifat manja Hanse yang sedang keluar.

"Subiniieee~" Hanse semakin mengeratkan pelukannya sambil mengusel kedalam ceruk leher Subin.

Bau bayi. Itulah yang Hanse suka dari Subin.

Hanse terus mengusel sambil menghirup aroma tubuh Subin, sedangkan Subin sudah terbiasa dengan tingkah Hanse yang seperti ini. Ya walaupun geli juga lehernya di endus..

TIMEline ✔ -ChanBin- VICTONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang