.
.
.
.
.
Hampir 30 menit mereka menyusuri jalanan, hingga langit sore berubah jadi malam, membuat Taehyung sempat bosan karena perjalanan mereka itu. Tapi untung saja Jungkook begitu mengenal Taehyung, ia kemudian menghidupkan musik di telepon genggam miliknya dengan lagu kesukaan Taehyung.
Someone like you.
Lagu itu memiliki arti tersendiri bagi Taehyung, Jungkook juga tidak tahu sebenarnya apa yang membuat lagu itu spesial bagi hyungnya tapi mungkin karena Taehyung begitu menyukai penyanyi lagu tersebut Pikir Jungkook.
Taehyung sebelumnya memang tidak tahu kemana Jungkook akan membawanya, namun setelah beberapa lama ia mulai mengetahui kemana Jungkook membawanya pergi.
Taehyung ingat betul jalanan ini, jalan menuju ke sebuah tempat yang memiliki begitu banyak kenangan bagi Taehyung maupun Jungkook. Pepohonan rindang tumbuh di sepanjang jalan, hanya sedikit rumah yang tampak membuat tempat ini begitu sunyi dan tenang.
Sudah lama sekali sejak terakhir mereka datang kesini, rasanya Taehyung rindu sekali.
"Jungkook? "
Jungkook menoleh sebentar, menatap Taehyung dan tersenyum dengan lembut. "Ya, hyung? "
"Terima kasih. " Taehyung tersenyum, menggenggam tangan Jungkook yang berada di stir mobil membuat Jungkook balik menggenggam tangannya.
"Ini bukan apa-apa, hyung. " Jungkook berucap tanpa menatap kearah Taehyung, namun senyum jelas tergambar dibibirnya. "Lagipula aku juga rindu tempat itu. "
Taehyung tersenyum dengan lembut, menatap tangannya yang digenggam begitu erat oleh Jungkook namun tidak menyakitkan.
setelah itu hening, tak ada yang berbicara, taehyung kembali menatap lurus kedepan sedangkan Jungkook fokus menyetir. Menikmati suasana yang ia rindukan ini dan hanya alunan musik yang terdengar dengan tangan mereka yang masih saling menggenggam.
.
Tidak lama kemudian mereka sampai, Jungkook dan Taehyung keluar dari dalam mobil kemudian berjalan beriringan menuju kearah sebuah pohon besar yang terdapat rumah pohon diatasnya.
Markas mereka, tempat yang membuat mereka merasa begitu nyaman.
Taehyung memejamkan matanya, menghirup dalam-dalam aroma pepohonan yang menenangkan. Jungkook yang melihat taehyung memejamkan matanya menarik bibirnya, tersenyum.
"Rasanya sudah lama sekali ya, Jungkook? " Taehyung berkata masih dengan matanya yang tertutup, sebelum akhirnya membukanya dan menatap kearah Jungkook dan hanya diam.
Namun, Taehyung menyesal karena telah mengalihkan pandangannya pada jungkook, ia menyesal mendapati Jungkook yang juga tengah menatapnya lembut.
Taehyung terpaku, jantungnya berdebar dengan kencang. Ia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya, pada hatinya.
Menatap kedua mata Jungkook yang juga tengah menatapnya, membuatnya merasa lemas, perutnya terasa tidak nyaman, seperti ada yang sedang menggelitikinya.
Terkejut ketika merasakan tangan Jungkook mengusap pelan pipi sebelh kirinya, mengusapnya seolah-olah Taehyung adalah hal yang paling berharga di dunia ini.
"Ya, ini sudah lama sekali. " ucap Jungkook masih dengan memberikan usapan pada pipi Taehyung.
Taehyung hanya diam, ia tidak mengatakan apapun lebih tepatnya ia tidak bisa berkata-kata. Ia masih terkejut dengan sikap Jungkook ini dan juga terkejut dengan reaksinya sendiri.
