~~Nakal berawal dari orang baik yang di injak-injak~~
Rey❤
Ay, aku udah di sekolah nih. Maaf ya baru ngabarin soalnya tadi aku dihukum, terus ada latihan basket. Ini udah selesai.
Ay, jangan marah ya.
Jangan lupa makan, aku tau kamu belum makan.
Inget habis latihan jangan minum es, nanti kamu sakit.
Naya tersenyum tatkala melihat deretan pesan dari kekasihnya, Rey benar-benar slalu mengembalikan moodnya.
Nayara Ze-
Apa sih, lupa atau emang udah asik sama yang di sana?
Marah lah Rey, kamu kan udah janji kalau harus menghubungi aku dulu.
Udah makan, minum es juga.
Naya tersenyum melihat pesannya yang di kirimkan untuk kekasihnya, sebenarnya ia tidak marah hanya saja ia ingin mengetahui reaksi Rey saat Naya marah dengannya. Seperti tadi malam, Rey berusaha keras membujuknya.
"Ngapain Lo senyum-senyum sendiri? Obat habis?" Tanya Elin.
Nay mendongak melihat Elin yang duduk di depannya. "Iya obat gue habis, makanya beliin." Katanya.
"Anjir Lo." ujar Elin.
Hanya ada Elin dan Naya, lalu Aleta? Ia sedang memesan makanan.
"Eh, tadi gue di ajakin Dafa buat barengan."
Sontak Elin melotot mendengar ucapan sahabatnya itu "Barengan apaan?"
"Itu Dateng di pernikahan nya kakak Lo lah."
"Terus?"
Dengan jahilnya Nay berkata "Gue terima."
"Bodoh emang." Ujar Elin, sembari menonyor kepala Naya membuat gadis itu meringis.
"Terus Rey gimana Naya? Seharusnya mikir panjang dong. Lo mau hubungan Lo hancur gara-gara si tuh Dafa."
Seketika Naya tertawa mendengar ucapan panjang Elin, membuat Elin mendesah sebal.
"Serah Lo deh." Ujar Elin.
Naya menghentikan tawanya lalu menghela nafas sebentar "Gue boong, nggak gitu. Gue nolak ajakan dia. Lo gue boongin." Katanya.
"Bangsat." Umpat Elin.
"Lin, Lo tau kan gue nggak akan ngelakuin hal senekat itu. Gue cuma sayang dan cinta sama Rey."
"Iya udah, publikasi kan aja lah hubungan Lo sama Rey."
Nay menggeleng, ia tidak mungkin mempublikasikan hubungannya dengan Rey. Bisa-bisa semua orang membencinya, melihat Rey yang sangat di idam-idamkan kaum Hawa di sekolahnya maupun di sekolah Rey sendiri.
"Gue nyaman kayak gini Lin, walaupun gue kadang merasa sakit pas Rey sama cewek lain. Tapi, mau gimana lagi? Gue mau hidup tenang tanpa di benci banyak orang."
"Nay, Lo tuh cantik. Dan Nggak ada yang berani sama Lo. Percaya sama gue."
Naya tetap menggeleng "Banyak perempuan yang menginginkan Rey, dan kalau hubungan gue sama dia di ketahui banyak orang. Gue yakin hidup gue bakal lebih menderita."
KAMU SEDANG MEMBACA
NAYARA'
Roman pour AdolescentsNayara, gadis cantik yang menempuh pendidikan SMA, ia telah berpacaran dengan pria selama 1 tahun lamanya. Siapa sangka, ia selalu ingin merahasiakan hubungan mereka, hanya orang-orang terdekat yang mengetahuinya. Permasalahan terus terjadi dihubung...
