Chapt 14-Nakal

1K 100 16
                                    

Hari terakhir perlombaan telah dimulai, sekaligus menjadi lomba final untuk tim yang sudah berhasil lolos ke tahap final ini.

Tim basket SMA Bina Utama dan SMA Nusa Indah sudah berhasil menaklukkan lawan-lawannya dan berhasil mengamankan tiket masuk final hari ini. Tapi sayangnya, tim voly dari Naya telah kalah di babak semi final kemarin. Walaupun sudah kalah, tetapi Naya dan teman-teman nya tetap melihat pertandingan final yang menegangkan ini.

Seperti pertandingan didepannya ini yang sudah memasuki quartet 3. Dengan skor yang berimbang 38-38, sorakan demi sorakan terus terdengar untuk memberikan semangat untuk mereka yang bertanding.

"SMA Bina Utama."

"SMA Nusa Indah"

"Rey, semangattt yuhuuuu."

Saat ini Naya sedang bad mood, mendengar sorakan-sorakan semangat dari pendukung dan fans-fans dari Rey.

"Anjing, pengen gue simpel tuh mulut. Itu pacar gue." Gerutu Naya

"Slow dong Nay, didengar orang mampus lu. Udah sekarang nikmatin aja pertandingannya." Jawab Aleta.

Mereka kembali fokus melihat pertandingan, hingga

"Hai." Sesorang duduk di sebelah Naya, dan mencolek bahu gadis itu.

Naya dan Aleta menoleh bersama, Naya memincingkan satu alisnya tanda bertanya.

"Lo kenal gue kan?" Tanya nya.

Naya yang ditanyai pun, hanya mengedikkan bahunya tanda tidak peduli dan kembali fokus ke pacarnya.

Lain halnya dengan Aleta yang masih melihat laki-laki itu "Lo Arion kan?" Tanya Aleta.

"Iya gue Arion." Jawabnya tersenyum.

"Kok temen Lo sombong ?" Niat Arion untuk menyindir Naya.

Aleta menyenggol bahu Naya agar gadis itu sedikit menanggapi, pria disampingnya.

"Gue Naya, udah kan. Mau Lo apa?" Ucap cuek Naya. Bukan tanpa alasan Naya bersikap cuek kepada Arion, tetapi ia ingat dengan kejadian yang pernah Rey jelaskan dulu.

Arion tersenyum, gadis didepannya ini menarik menurutnya. Cantik, putih, kaya dan berbakat. "Gue mau kenalan sama Lo." Jawab Arion.

"Nggak usah basa-basi deh, gue udah tau Lo." ucap Naya.

Disisi lain, Rey sedari tadi memperhatikan pacarnya yang didekati oleh pria yang sangat dibencinya, hingga ia tidak fokus dengan pertandingan final ini.

"Rey fokus." Teriak Coach

Rey sama sekali tidak mendengar, walaupun ia mendribel bola. Fikiriannya tetap menuju ke Naya.

"Rey, Rey, Rey." Sorakan fans nya.

"REY FOKUS." Teriak Vano, sahabat Rey.

Hingga

Pritttttttttttttttttt

Pertandingan telah usai, tim SMA Bina Utama harus menerima kekalahan. Yang awalnya skor 44-40 dimenangkan oleh Sekolah Rey. Dan akhirnya Tim SMA Nusa Indah membalikan keadaan menjadi 44-49.

"Gue menang." Seringai Dafa ke Rey.

Beberapa menit kemudian, saat semua orang telah bubar. Dan tim Rey yang masih di lapangan.

Rey menyalahkan dirinya sendiri, bagaimana dia bisa tidak fokus dengan permainan ini dan akhirnya membuat kecewa banyak orang termasuk coach nya.

"REY, ADA MASALAH APA?" Bentak Coach.

NAYARA'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang