Malam ini Nadira sudah terlihat cantik dengan gaun yang berwarna pict di atas lutut dan rambut yang di julurkan kebawah ditambah dengan hiasan jepit rambut yang ia kenakan membuatnya terlihat anggun .
Nadira berjalan menuruni anak tangga
"Cantiknya anak papa "
"Siapa dulu dong mamanya " timpal ayu pada suaminya
"Iiii papa mama yaa , aku tuh emang dari kecil udah cantik " kekeh Nadira .
"Bisa aja ya kmu tuh "
"Yasudah , kita berangkat yu " ajak papanya dan di balas anggukan oleh Nadira dan ayu.
Di sepanjang jalan Nadira memikirkan lelaki yang akan di jodohkan dengannya . Pikirannya hanyut dalam lamunan .
***
"
Mas ....."
"Iyah Bun.."teriak kenzi
"Ayo cepat mas keluar nanti kita terlambat "
"Bentar Bun bentar lagi "
"Huuwhhh mas lama deh Kya anak perawan" gerutu qeira .
Tak lama kenzi keluar dari kamarnya dan turun kebawah .
Penampilan kenzi kali ini sangat menakjubkan . Sampai orang seisi rumah terpengarah melihat kenzi .
"Sumpah mas ganteng bngt " ucap qeira menganga .
Kenzi yang melihat raut wajah adiknya dia tertawa.
"Hahaha mas tuh dari dulu udah ganteng"
Qeira merasa menyesal telah memuji kakaknya.
"Ck . Kalo ganteng dari dulu ko Sampe seorang masih jomblo " ledek qeira .
"Sudah sudah ayo kita berangkat " titah ayah kenzi
Akhirnya kenzi pergi bersama , akan tetapi kenzi pergi dengan mobilnya dan papa nya pergi bersama mama dan qeira juga dengan mobil kesayangan papa.
***
Malam ini adalah malam yang mempertemukan dua keluarga untuk melakukan perjodohan .
Keduanya sudah sampai di cafe lozento yang merupakan cafe elit dan megah .
Kenzi dan keluarga nya lebih dahulu duduk di meja pesanan yang sudah di pesan sore hari.
"Kita tunggu ya , bentar lagi mereka akan sampai" ucap papanya .
Dan akhirnya Nadira bersama keluarga datang dan masuk kedalam cafe itu .
"Nah itu dia ayo sayang " ajak papanya yang sudah melihat rekannya telah duduk di meja pesanan .
Nadira mengikuti langkah kaki papa dan mama nya dibelakang.
Dan sesampainya di meja tersebut Nadira kaget .
Kenzi yang melihat nadira pun tak kalah kagetnya dengan Nadira , keduanya sama sama menampilkan wajah yang sulit di artikan .
"Lo !" Ucap Nadira sambil membelalakan mata tak percaya.
Kenzi yang sedari tadi merasa kaget dengan wajah yang sulit diartikan kini raut wajahnya berubah setelah melihat Nadira dengan penampilan yang sempurna baginya .
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Kapten [Terbit]
Teen FictionEngkau adalah salah satu dari sejuta harapan yang aku inginkan.
![Dear Kapten [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/198803579-64-k186393.jpg)