hari kebahagiaan

2.9K 132 3
                                        

"maaaaa, paaaa aku berangkat duluan yaa" teriak Nadira yang sudah ada di pekarangan rumahnya .

"Iyah sayang. Nanti mama dan papa nyusul kesana ya, kenzi titip Nadira ya sayang " titah mama Nadira pada kenzi.

"Iyah mah" jawab kenzi dengan seulas senyum kemudian masuk kedalam mobil menyusul Nadira yang sudah duduk mais didalam.

"Daaaaahhhhh mama" ujar Nadira melambaikan tangannya.

Karena hari ini adalah hari pelulusannya. Nadira merasa sangat senang sekali, bahkan dia tidak percaya bahwa dirinya kini sudah bukan anak sekolah lagi .

Selama di perjalanan keduanya Sama sama sibuk dengan apa yang mereka lakukan . Kenzi sibuk menyetir dan nadira sibuk bercermin memastikan tidak ada yang Berubah dari tatanan make up-nya.

Tak burtuh waktu lama kini kenzi dan nadirapun telah sampai di tempat tujuannya

"nadiraaaaaa" teriak jessica yang juga disampingnya ada arga yang tersenyum kearah nadira

Nadirapun mengarahkan pandangannya ke arah sumber suara sambi tersenyum. disamping itu keluar kenzi dari dalam mobil dengan pakaian tuxedo dan warna jeans nya yang selaras dengan bajunya.

Arga yang tadinya menampilkan senyum kepada nadira kini raut wajahnya berubah gusar menunjukan kebingungan. ditambah lagi dengan kenzi yang menggandeng lengan nadira berjalan menuju arah mereka.

"cieeee dianter doi " ujar jessica pada nadira membuat arga mengerutkan keningnya dan muncul banyak pertanyaan dalam benak arga .

Nadira hanya tersenyum pada kedua temannya dan memperkenalkan kenzi pada arga dengan bangga

" oh ya ga , kenalin ini tunangan gue kenzi " ujar nadira kepada arga

tentu saja hal itu menohok perasaan arga yang jelas jelas dia menyimpan sebuah rasa kepada nadira , namun apa yang bisa dia buat selain hanya menampilkan senyum kepalsuannya didepan nadira.

"arga" sapanya sambil menjulurkan lengan pada kenzi dan di sambut baik oleh kenzi

"kenzi, senang berkenalan dengan anda"

" yuk ah kedalem takut ga kebagian tempat duduk" ajak jessica pada mereka

akhirnya mereka berjalan masuk keruang aula . Kini posisinya bergantian Nadira yan menggandeg lengan kenzi . tentu saja hal itu menjadi sorotan bagi yang melihatnya.

"ga malu diliatin ? " tanya kenzi

"malu kenapa ? "

"kamu gasadar ?"

"apaan sih ngomong tuh langsung keintinya dong!" gerutu nadira

"liat sekitar " titah kenzi

nadirapun akhirnya melihat kearah sekitar semua mata tertuju memandang nadira . nadira yang melihatnya pun merasa bingung .

"ko mereaka liatin kita gitu sih ? emang ada yang aneh ya ?"

"mereka tuh aneh liat kamu gandeng lengan cowok ganteng kaya aku " ujar kenzi

" ih apaan sih receh!" ucap nadira sambil memukul kenzi kemudian berjalan meninggalkan kenzi

tiba tiba suara riuk piuh bersambutan meneriaki nadira

"cieeee nadira ga jomblooooo"

"ra ko cowoknya ditinggal"

"ganteng banget ra cowoknya buat gua ajaaaa"

langkah nadira terhenti kemudian berbalik kearah kenzi dan menatap bergantian kearah sudut pandang yang berbeda . disana nadira melihat kenzi yang masih berdiri tegap dengan kedua lengan yang di masukan kedalam saku celananya sambil tersenyum

Dear Kapten [Terbit] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang