3 bulan kemudian ......
"cie........ bentar lagi nikah " goda danial pada nadira .
" apaan sih bang rese lo "
"adek gue udah gede ternyata, bentar lagi bakal jadi ibu ibu. hahhaha"
"gimana kenzi ? dia udah beres tugas ?"
"belum bang . dia dikirim keperbatasan" ucap nadira membuat dia sedih karna pada saat hari hari mendekati pernikahnnya kenzi harus tetap bertugas .
flashback of.........
1minggu yang lalu , setelah pengajuan pernikahan . kenzi kembali diberi tugas sebelum menikah .
" ra , aku mau bicara ." ucap kenzi
"tentang apa ? "
"perniakhan kita " mendengar itu aku mulai gelisah
"kenapa ?"
"aku itugaskan untuk keperbatasan ra, "
"tapi ken kita itu mau menikah . dan minggu depan kita udah harus mempersiapkannya. "
"tapi ini tugas ra , aku gabisa nolak "
"tugas tugas dan tugas! selalu saja begtu . bahkan saat kita mau meniakah pun yang ada dipikiran mu hanyatugas dan tugas . " kataku penuh amarah
"aku disana ga lama ko ra. aku bakal kembali sebelum hari pernikahan kita " jawab kenzi memberi penjelasan
"apa kamu gabisa minta cuti ? "
"ga bisa ra aku hanay dikasih cuti 1 minggu menjelang hari pernikahan kita . "
"terserah ken terserah kamu . aku udah capek . " air mataku pun mulai turun membasahi pipiku . bagaimana tidak, disaat menjelang hari pernikahan aku harus mengatur dan mempersiapkannya sendiri tanpa kenzi .
dan pada hari itu juga kenzi pergi bertugas . satu hal yang aku khawatirkan adalah keselamatan kenzi. meskipun kenzi bilang bahwa dia akn kembli dengan keadaan selamat ntah kenpa hatiku tetap gelisah.
"woy de" ucap danial mengagetkan nadira
"abang ! rese lo " ucap nadira kesal
"ya lagian ngelamun sampe dalem gitu mikirin apasih ? "
"ga ko bang ga mikirin apa apa " ucap nadira mencoba mengelak
"ra, lo ga akan bisa bohongin abng lu . abang tau lu lagi mikirin sesuatu . jadi mending lu cerita sekarang "
nadira pun akhirnya menceritakan segala kekhawatirannya mengenai keselamatan kenzi .
"hey... ra ga akan terjadi apa apa ke kenzi . dia bakal pulang dengan selamat dan kalian bakal jadi menikah . percaya sama gue " jawab danial mencoba menenangkan
"dahlah hari ini fitting baju kan ?" tanya danial
" iyah bang , hari ini fitting baju sekalian ke WO "
"oke cus kita berangkat " ajak danial sambil menarik lengan nadira .
"mah pah kita berangkat ya " pamit danial dan langsung kedalam mobil . begitupun dengan nadira . kemudian danial melajukan mobilnya menjauh dari pekarangan rumahnya.
tak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di butik .
"hallo sist, uhh lama sekalih seh kamyu tuh sudah ditunggu disanh ayo cepet masuk duhh"ucap saah separang pegawai dari butik yang memang penampilannya bisa dibilang seperti banci .
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Kapten [Terbit]
Teen FictionEngkau adalah salah satu dari sejuta harapan yang aku inginkan.
![Dear Kapten [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/198803579-64-k186393.jpg)