'13'

239 29 2
                                    

Senyuman Seungyoun masih terbayang hingga jam sekolah usai. Meski hanya sepintas, aku merasa senyumannya sangat istimewa. Aku melangkah bersama bayangan wajahnya, sampai baru menyadari kalau Yohan sudah berdiri di dekat sepeda miliknya dan matanya lurus mengarah padaku. Dia pasti akan mengomel lagi.

"Wooseok!" Seseorang memanggilku dan tentu saja aku bisa sedikit menunda hardikan yang hendak Yohan lempar padaku.

Ternyata Jinhyuk terlihat berlari kecil mendekati ku.

"Kudengar sekarang ada pertandingan bulu tangkis antarkelas!"

Kening ku berkerut melihat dia terlihat antusias.

"Kajja!" ajaknya, telapak tangannya sudah mengait di pergelangan tanganku.

"Mm..." Aku pura - pura berpikir meski sebenarnya aku mau.

"Ayolah... Kita dukung Seungyoun!" paksanya.

Aku menoleh sejenak pada Yohan yang masih setia menungguku.

"Jangan mengajakku, aku tidak tertarik," ungkap Yohan begitu percaya diri, lalu segera mengayuh sepeda tanpa permisi.
















See ya.. 💕

Loved You Before I Met YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang