#30

56 5 6
                                    

Nayeon nampak duduk di pinggir ranjang kamarnya, wanita itu nampak terdiam memikirkan yang sedari tadi berkecamuk di otaknya alunan sebuah musik menemaninnya malam ini, sebuah lagu milik kassy repper sekaligus penyanyi asal korea yang berjudul "the day i dream"

"Kau seperti matahari yang membangunkanku, dari mimpiku dan bersembunyi di balik awan. 
Ruang yang ku jalani sendiri kini menjadi lebih gelap,setiap kali kau pergi aku merasa tidak damai"

(Kassy-the day i dream)

"Aku merindukanmu, kim" lirihnya dengan mengalihkan pandangan ke arah luar jendela, nayeon tersenyum kala melihat bulan dan bintang yang bersinar di sana.
"Kira-kira dia sedang apa ya?" imbuhnya.

Nayeon memejamkan matanya meresapi, lagu the day i dream yang membuat dia semakin ingat pada pria kimnya. Hingga jam berikutnya nayeon sudah terlelap dan mungkin saja sudah berada di alam mimpinya.

Hanyang caffe pukul 15.41
Seperti biasa setelah pulang kuliah nayeon langsung pergi ke tempat kerja paruh waktunya.

Nayeon sedang melayani salah satu pelanggannya, seperti biasa saat para mahasiswa university hayang pulang pasti banyak sekali yang pergi ke caffe ini membuat nayeon dan pekerja yang lain kewalahan karena pekerja di caffe ini hanya ada 6 orang dan 3 orang sudah pulang karena mereka mengambil siff siang, tinggal sana dan nayeon yang melayani para pelanggan.

Bagaimana dengan junghyun? Dia belum datang jam segini, dia baru akan bekerja saat pukul 5 sore karena ada kelas tambahan di sekolahnya.

"Nay apa kau lelah?" tanya sana yang melihat nayeon seperti kewalahan, nayeon menggeleng sambil tersenyum.

"Engga kok, aku cuma pengen istirahat aja bentar" ucap nayeon mencoba membuat sana tak khawatir.

"Yasudah aku mau melayani yang lain dulu ya, kamu istirahat aja dulu" pamit sana yang di balas anggukan oleh nayeon.

*

*

*

*

*
Setelah menyelesaikan pekerja paruh waktunya, nayeon,sana, dan junghyun pulang bersama namun sayang sana beda arah dengan nayeon dan junghyun, dan kini tinggal nayeon dan junghyun mereka berdua berjalan menuju tempat tinggal masing-masing.

"Nuna,kau tau, aku memiliki teman yang cemberut terus, ehh tau-taunya besoknya dia......."

"Meninggal kan?" sela nayeon seolah tau ucapan konyol junghyun sudah ketebak olehnya.

"Nah itu tau, mengapa kau cemberut terus" junghyun terlihat cekikikan melihat muka nayeon yang tertekuk.

"Bukan urusanmu eoh" balas nayeon ketus,dan junghyun masih terus menggodanya.

"Kau kelamaan jomblo nuna"

Nayeon hanya diam tak menjawab ucapan junghyun, karena dia tau pasti akhirnya,ia akan di ledek habi-habisan oleh junghyun.

"Kau harus punya pacar,biar tidak badmood terus" junghyun terus berbicara sedangkan nayeon diam tak bergeming.

"Kau dengar aku tidak?"

"Iya, aku mendengarmu pabbo" bentak nayeon kemudian.

"Aisss....setidaknya walaupun pabbo, aku sudah punya pacar"
(Pabbo itu artinya bodoh, dalam bahasa korea)

Sesungguhnya nayeon sangat menyesal mengeluarkan kalimat untuk junghyun, harusnya dia tetap diam saja seperti tadi.

"Heh...kalau aku mau, aku juga bisa punya pacar" nayeon pun tak mau kalah dari junghyun.

Rain in Seoul END√Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang