18.apa cuma gua yang gak tau ?

229 13 1
                                        


Setelah sampai rumh sakit reno dengan terburu-buru keluar mobil dan menghampiri pintu dimana wanitanya itu berada.reno menggendong elisa dan berlari memasuki rumah sakit dengan nafas memburu.reno sangat takut,takut kalau wanitanya akan pergi meninggalkannya.air matanya terus saja menetes di setiap langkahnya.

"DOKTER,SUSTER CEPAT BANTU SAYA.teriak reno kuatir.

Dua susuter menghampiri reno sambil membawa Brankar.reno langsung membaringkan elisa di atas brankar tersebut dengan hati-hati mereka segera mendorong brankar elisa ke arah ruangan Icu.

Di sepanjang perjalanan menuju ruang Icu reno tak berhenti berdo'a untuh elisa,ia menggenggam tangan elisa kuat seakan takut kehilangan wanita di depannya ini.

Saat sudah sampai di pintu ruang Icu genggaman tangan reno terlepas dari elisa.entah kenapa hati reno terasa sesak,rasanya ia ingin selalu menggenggam lengan itu dengan erat.

Reno terduduk lemah di pinggir kursi tunggu ia mengenggelamkan wajahnya di balik kedua lengannya,ia terisak pilu.ya,reno menengis.menangisi wanita yang sangat amat ia cintai sejak dulu.hatinya merasa sakit melihat wanitanya terbaring lemah di hadapannya.

Sebenarnya ia sudah merelakan elisa untuk bahagia bersama marcel, tapi apa yang pria itu lakukan?.reno benar-benar menyesal telah membiarkan elisa bersama marcel,marcel tidak bisa menjaga wanitanya sampai ia terluka seperti ini.

Flash back
Tanpa elisa sadari selama ini,saat ia di sakiti oleh marcel reno selalu ada di dekatnya dan menyaksikan hal itu,tapi reno cukup sadar bahwa elisa telah menolak cintanya.jadi ia hanya bisa memperhatikan dari kejauhan.terkadang hati reno merasa sesak saat wanitanya selalu menangis.hatinya ikut teriris,tapi ia bisa apa?ia bukan siapa-siapa di mata elisa.dan bebrapa hari kemarin reno sudah tidak memperhatikan elisa,karena ia sibuk mengurusi lengsernya ia menjadi ketos karna sudah menginjak kelas XII jadi masa jabatannya sebagai ketos telah habis.

Saat pulang rapat cuaca sedang mendung,sebelum hujan turun ia buru-buru lari ke parkiran di mana mobilnya berada.ia ingin segera pulang karna merasa lelah.ia menyalakan mobil dan berangsur pergi meninggalkan halaman sekolah, hujan turun dengan deras.Tiba-tiba saja matanya tertuju pada seseorang yang terbaring lemah di aspal jalan dengan berlumuran darah yang sudah menyatu dengan air hujan.ia segera  menghentika mobilnya mendadak dan turun untuk melihat siapa yang mengalami kecelakaan tersebut.entah mengapa jantungnya berdetak tak karuan saat hendak mendekati wanita itu.wajahnya tertutup rambutnya sehingga reno tidak bisa melihat wajahnya.ia memberanikan diri melihat siapa wanita yang mengalami kecelakaan itu.saat reno menyingkirkan helaian rambut wanita itu.bagai tersambar petir,dan jantungnyapun serasa berhenti berdetak berdetak lagi melihar siapa orang yang terbaring lemah si hadapannya ini dengan berlumur darah.
"Elisa.ujar reno pelan dengan nada panik.tanpa berfikir panjang lagi ia segera menggendong tubuh lemah elisa yang sangat dingin dan sangat terlihat pucat seakan tak ada darah sedikitpun di tubuhnya kedalam mobil dan membaringkannya di kursi penumpang.reno benar-benar panik.sangat amat panik melihat wanitanya terbaring lemah tak berdaya.

Tangan reno terkepal wajahnya sangat tertara bahwa ia sangat marah.yang ada di fikirannya sekarang,apa penyebab wanitanya seperti ini.ia sudah menduga pasti ini semua karena lelaki itu " marcel".

Ceklek.

Terdengar suara pintu terbuka reno langsung bangkit dari duduknya.

"Dok,gimana keadaan elisa?.apa dia baik-baik saja? Apa lukanya parah?dok tolong selamatkan elisa dok saya mohon...ujar reno  bertubi-tubi dengan dana khuatirnya sangat tertara di wajahnya.

"Tenang mas tenang,mas hanya perlu berdo'a supaya pasien dapat kami selamatkan.karna saat ini kami masih berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan pasien karna pasien masih dengan keadaan kritis karena pasien kehilangan banyak darah,tapi syukurlah di rumah sakit ini masih tersedia  stok darah yang sama dengan pasien.jadi mas harus tenang dan bantu mendoakan kami akan berusaha semaksimal mungkin.dokter itu lalu pergi setelah memberikan tepukan pada bahu reno.

ElisaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang