Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

part 6 : not first,but the second

34 2 0
                                        

Kamulah yg akan kujadikan tokoh utama,dimana cerita ku akan bergerak dan berwarna karna kamu adalah pelangi dengan air mata:)

Arga p.o.v
Jujur aja gue tuh orgnya buka hati buat cewek susah kali,ntah knpa buat jatuh cinta kecewek itu susah nya minta ampun,gue pernah jatuh cinta tapi disaat gue sayang banget sama dia ,dia malah bales sayang gue dengan sebuah penghianatan ,dari situ gue sadar,terkadang apa yg gak kita liat belum tentu gadak,hahaa kalau gue inget soal kejadian itu rasanya gue bodoh banget bisa percaya dan bisa sayang sma orang yg salah,tapi yaudhlah,dari situ gue gak pernh jatuh cinta lagi,tapi tidak untuk sekarang,hati ini nemuin sesuatu dalam diri seseorang yg tidak ada dsemua hati,bukan tidak ada sih,lebih tepatnya langkah.gue kenal dia dari awal gue ngehukum dia ,rasannya lucu,cewek cuek dengan semua kejudesannya ,ketika dia senyum ,senyumannya selalu mengingatkan sebuah kebahagian seorang senyum mentari,gue janji dir,gue akan jaga senyum itu walau gue tau buat lo senyum itu susah banget,dan ini buat yg kedua kalinya gue jatuh cinta,ntah knpa rasa cinta ini beda ,beda banget ,semuanya serba kebetulan,tapi sayang ini gue yakin ini gak kebetulan this it heart dia tau mana yg harus dia tempati:)kuharap kedatangan gue dihatilo membuat semuanya lebih indah seindah senyuman itu:)

Ini adalah hari malas malasan sedunia yaps ini hari minggu,seorang cewek yg berambut panjang dengan baju tidurnya masih puas diatas kasurnya dengan semua boneka yg besarnya sebesar badan dia
"Diraaa,bangun dir,"eriak tante dibawah
"Hmmm,iyaa tan iya,"teriak dira
"Huuu,selamat pagi dunia,hari ini aku tersenyum lagi,walau kadang fake smile itu gak semuanya menyakitkan,terkadang kau harus pura pura kuat buat buktikan kesemua org tidak ada yg boleh mematahkan senyuman ini:),"ucap
Dira sembari turun dari kasur dan membereskan tempat tidurnya dengan segera ,selesai itu dira langsung mandi,pergi menuju toilet
Selesai mandi,tiba tiba terdengar notif pesan
Tinggg..

Dokter orka :hari ini kita cek up ya dir,
Kamu udh sebulan tidak cek up

Dira:iya dok,jam jam 10 dira kers kok

Dokter orka:oke saya tunggu

Dira hanya meread pesan terakhir tersebut itu,dan dia langsung memakai jaket dan bersiap siap kers karna jam sudah menunjukan 09:30 am ,dengan kacamataa hitam berlensa putih ,dira keluar tanpa permisi dengan tante,dia cuman gak ingin banyak tanyak oleh tante
"Non mau kmna,"bibi yg bertanya yg berada diluar pekarangan
"Mau kerumah temen bi,pak supir mana bisa tolong anterin dira gak,"ucap dira kepada bibi
"Bisa pasti,bntr neng ya,"bibi yg meninggalkan dira dan memanggilkan pak supir
"Yaudah ayuk non,"pak supir dtg dan membuka pintu mobil

"Udah pak disni aja,"dira yg membuka pintu dengan segera
"Iyaudh deh neng,hati hati ya neng,"pak supir yg meninggalkan dira dipinggir jalan ,sengaja dira minta turun disini karena dia tidak ingin supir tau bahwa dia mau kerumah sakit.

Dira berjalan disepanjang koridor rumah sakit dengan melihat kanan kiri,berharap tidak ada seseorang yg dia kenal mengenalinya
Dira duduk diruang
tunggu,dengan memainkan hpnya,
"Yuk dira kita cek up,"dokter orka yg memanggilnya untuk dicek
"Oh iya dok,"dira yg memasukan hpnya dan segera masuk keruangan
"Wajah kamu pucet banget,kan udh saya bilang kalau cek up jangan telat,itu bisa berkibat fatal,"dokter yg sudah selesai memeriksanya
"Iya dok,"dira yg hanya mengiyakan omelan dokter
"Kamu harus tetap kuat,kanker itu bisa dsembuhkan dengan kamu terus semangat dan yakin bahwa allah pasti akan membantumu,"tegas dokter
"Hmm,saya yakin kok dok"dira yg hanya tersenyum
"Yaudah saya kasih ini buat kamu cari obatnya diapotik rumah sakit,"dokter yg memberikan sebuah kertas berisi daftar nama obat
"Kenapa hidup gue selalu dipenuhi dengan namanya obat,"umpat dira sembari memandangkan resep obat ditangannya
Dira hanya mengiyakan kata dokter,dan pergi meninggalkan ruangan tersebut ,berjalan menuju apotik rumah sakit
"Suster,kata dokter orka obat ini diambil disini kan,"dira yg bertanya kepada suster penjaga tersebut
"Iya dir,kamu kemana aja kok udah lama tidak nampak,"suster yg mengenali wajah dira,karena dira sudah terkenal dirumah sakit ini,jdi siapa yg tidak kenal dira,semuanya kenal,bahkan saptam pun
"Iya sus,dira sibuk eseh,"dira yg tertawa bersama suster tersebut
Dira yg wajah pucetnya masih keliatan berusaha menutupi dengan sebuah senyuman
"Yaudh biar saya siapkan dulu,"bls suster
Dira duduk diruang tunggu


"Mama mau ngapain kers ini cak,inikan hari minggu,arga kan pengen tidur satu harian,"omel arga ke mamanya
"Justru hari minggu mama minta temenin kamu kemari,mau ngejenguk teman mama yg sakit,"mama yg berjalan menuju pintu masuk rumah sakit
"Yaudh nanti arga nunggu diruang tunggu,males kali ikutin mama mama arisan,"leceh arga
"Terserah kamu saja,"mama yg pergi meninggalkan arga
"Jangan lama lama ma,"teriak arga
"Yaelah mama ini emang paling ngeterin,males banget gue,hadeh,"omel arga dalam hati
Arga berdiri diruang tunggu mondar mandir dan melihat jam terus melihat arah kepergian mama berharap mama timbul disana,tapi udh setengah jam blm timbul2 juga,dan tiba tiba arga menangkap sosok cewek yg tak asing baginya
"Bidadari gue,ada dsini rupanya,"batin arga)
Arga langsung menghampirinya dengan jalan pelan pelan berharap dira tak tau kehadirannya

"Ee dira,ngapain disni,"arga yg mengahmpirinya dengan nada sedikit ngejutin
"Mandi,"jawab dira datar
"Mbak dira,udh selesai ini,"ucap dokter
"Dah ya gue mau pulang,"dira yg meninggalkan arga dengan tangan yg di da da dakan,membuatnya semakin gemes plus imut:)
"Muka lo gaush sok diimutin gitu udh imut kali dir,"batin arga
"Lo gak mau gue anterin pulang gtu,"tawar arga
"Gabutuh dan gak mau"dira yg meninggalkan arga dri rs tersebut
"Awas diculik,"teriak arga,yg tidak dihiraukan oleh dira

12.30 disebuah kafe,dira yg males pulang langsung kerumah,singgah dulu sisebuah kafe andalan dia,yg kafe tersebut mengingatkan seseorang yg pernah ada dihatinya
"Kenapa lo bisa sejahat itu si ka,padalan dulunya lo satu satunya emas dalam hidup gue,dan lo ca knpa lo setega itu sma gue,padalan lo tau semua cerita tentang hidup gue,tapi lo tega,"batin dira,terjatuhlah tetesan air mata,dengan mata yg memandang pemandangan nuansa sejuk dan nuansa kesepian,tinggggggg,sebuah notif pesan masuk dri tante

Tante:dir buruan pulang ya,jangan
Siang siang kali,tante mau
Pergi ni soalnyaa!!

Dira:oke tan otw pulang ini
Tanpa melihat balesan dari tante,dira langsung memasukkan hp kedalam tasnya,dan turun berjalan keluar kafe ,tiba tiba brukkk
"Eh sorry sorry ,gue gak sengaja,"dira yg minta maaf kepada seseorang karna sudah membasahi mengotori baju sesorang tersebut,kebetulan dira sedang memakan ice cream favoritenya
"Iya gapapa,"kata orgitu dengan lembut
"Eh sorrr,,,"dira yg menatap kearah org tersebut dan kaget sampe kata kata dia terputus
"Diraaa,"kata org tersebut
Tanpa menoleh lagi,dira langsung berlari meninggalkan kafe tersebut
Dan org itu mengejar dira,dan menahan tangannya
"Tunggu tunggu dir, lo kenapa sih ,lo masih ingat dengan kejadian itu,lo masih salah paham,"kata org tersebut dengan tegas
"Apalo bilang,masih ingat?iya jelaslah itu kejutan yg luar biasa dari lo untuk gue,"jawab dira dengan isak tangis yg mulai keluar
"Harus brapa kali gue bilang ,itu semua salah paham dir,hati gue cuman buat lo,"kata org tersebut yg masih mengenggam tangannya
"Lepasin gak,udh cukup lo nyakitin gue,dan jangan pernah lo kembali lagi dikehidupan gue,kita udah SELESAI,"ungkap dira dengan rasa emosi yg memuncak,
"Tapi gue sayang sma lo,gue cinta sma lo,dan sampai detik ini rasa ini gak pernah berubah dir,tolong kasih gue waktu buat jelasin semuanya,selama ini gue nyari lo dir,gue nyri lo,pliss dengerin gue kali ini,"jawab orang tersebut panjang lebar
"Cukup,waktu gue sayang sma lo udah lewat,lo yg udh ngerubaah semuanyaa,lo yg udh buat perasaan ini hancur berkeping2,dan sekarang lo kembali dengan semua rasaa bangga lo yg udh sempurna nipuin cewek bodoh kayak gue,gue benci sma lo ka,benci,"isakan tangis yg tak bisa tertahan lagi,dan akhirnya dira meninggalkan dia sendri disitu
"Dirr,"teriak orgitu
"Aaaaaghh"teriak orgitu

KesendirianCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang