Kuingin selamanya begini,kuingin dia yg selalu menggamgamku dalam setiap angan,kuingin selalu digenggam layaknya sebuah mentari pagi yg selalu digenggam oleh mereka yg tersenyum dipagi hari,dan selalu mengatakan"selamat pagi duniaku,dan selamat pagi kesayanganku,kuharap kau jangan pergi ketika hati mulai kembali lagi":)yatuhan ketika kau mulai membuka hati ini kembali, kuharap kau membuka hati buat dia yg rela menerima kudengan sepenuh hati,bukan dia yg rela meninggalkan kan ku dengan hati!,aku benci itu tuhan:)selamat datang dihidupku,selamat datang dihatiku:)
"Apaansihlo,lepas gak,"dira yg mulai sadar dengan keadaan tersebut
"Yaelah lo senang aja bilang,"arga yg baru menyadarinya juga,dan melepaskan genggaman tersebut,
"Jijik"ketus dira datar
"Kita mau kemana?,"bls dira datar
"Bisa gaklo,manggil gue dengan sopan ,dengan kak aga gitu,yg manis sedikit aja gabisa?,"lece arga
"Yaudh kita mau kemana kak aga?"tanyak dira dengan lembut,dengan senyuman yg melelehkan
"Yatuhan kontrol hati ini,jangan senyum banyak banyak dir,gatahan gue sumpah ,gue harap lo selalu begini,"batin arga
"Nah gitu,udhlah yuk ,gue mau ajaklo ke tempat kesukaan gue,lo pasti suka juga gue yakin,"arga yg membukakan mobil buat dira
"Gue masuk?"jawab dira bingung
"Yaelah,yaiya la"ucap arga kesal
"Kok kayak ratu gue pake segala dibukain pintu"dira yg ngakak,
"Iyakan lo emang ratu dihati gue,"ucap arga terus terang
Deggg
"Kontrol hati lo dir,jangan baper bodo,"batin dira
"Ngacok,"sambil masuk kemobil tersebut
"Hmm gue tau lo melting dir,nampak kali dari wajah blushinglo,loh imut kalau begitu sumpah,"batin arga
Disepanjang perjalanan,suasana didalam mobil tersebut aukart,dua duanya sibuk dengan imajinasi nya masing masing
"Nah udh sampek,"arga yg memecahkan keheningan tersebut
"Udh sampek ya,lama ya ngantuk gue beneran,"dira yg menguap tanda kantuk yg tidak bisa ditahan lagi
"Ngantuk ya,nah bahu masih kosong ni,sini aja,"arga yg menawarkan bahunyaa untuk senderan dira
"Jijik,"ketus dira yg sekalian membuka pintu mobil tersebut
"Keren keren,"dira yg terkagum melihatnyaa
Sedangkan arga hanya menatap dira dari samping dan membiarkan dira melihat lampu lampu yg indah dimalam hari,yak ini udah jam 20.20 pm. jadi lampu lampu nampak lebih keren dimalam hari,
"Gue tau lo laper kuy makan,"tarik arga
"Asal tarik ajaa macem boneka lo buat gue!,"ketus dira kesel
"Yaelah lagian tangan lo nyamanin,"puji arga
"Jijik"ketus dira datar
"Eh bentar bentar,foto dulu yuk"dira yg mengeluarkan gopro dalam tasnya
"Memang cewek,gabisa liat cwok ganteng sikit langsung minta foto,"arga yg senyum senyum sendiri
"Jijik "dira datar
"Sini biar gue yg bawa"arga yg memegang gopro tersebut
"Satu,dua ,tiga
"Is keren,gue cantik kan disitu ga,"puji dira dengan senyum senyum sendiri
"Iyaaa,iya,lo kan emang cantik,"arga yg menariknya fotonya tersebut dari genggaman dira
Dan dira hanya melihat fotonya tanpa menghiraukan tarikannya arga,
"Cantik itulo udh,gue post ajaa,"arga yg buka bicara ditengah kesibukannya masing masing
"Eh udh gue post deng dir,"arga bls lagi
"Pasti banyak yg like kan,"dira yg mendekati arga dan melihat kearah hpnyaa,sedangkan arga malah menjauhkan hpnyaa
"Is gue mau liat dulu,"dira yg berusaha mengambilnya
Dan tanpa disadari,arga dengan dira hanya berjarak 4 cm,ini adalah yg ke2 kalinya mereka sedekat ini,dan tatap tatapan tersebut berlangsung lama ,mulai sadar waktu pelayan datang menghantarkan makanan
"Ini mas ,mbak,"pelayan yg meletakan makanannya
"Eh iyaa mbak ,makasih ya,"dira yg tersenyum manis
"Modus lo kan dir,"arga yg tertawa puas
"Jijikkk,"dira yg kesel
"Gue mau nanyaklah,"arga yg membuka topik pembicaraan pertama
"Nanyak apaa,"dira yg sekalian menyatap makannnya tersebut
"Keinginan lo saat ini apa,"arga yg menatap dira dengan tajam
"Keinginan gue simpel kok,gue cuman ingin tersenyum lebar dengan mentari disetiap pagi dan dengan bulan disetiap malam ,kadang tersenyumlah yg buat dirimu berharga dan yg buat dirimu kuat akan duniamu yg berat:),ingin rasanya diatas sana menjadi bintang dan membuat semua org bahagia akan hadirnya ,"ucap dira yg menatap bintang diatas langit.
"Jangan jauh jauh keatas liat dulu hati orang yg ada disamping lo,"
"Hmm?,"dira yg belum sadar dengan perkataan arga
"Oiya yallah udh jam brpa ini,balik yuk ga ,nanti tante gue cemas,"
"Lo tinggal sama tante lo,mamalo kmna"tanya arga penasaran
"Is udh cepat tante gue panik ni,"dira yg langsung membawa tasnya
"Yaudh yuk"arga yg mengambil tasnya dan berjalan dibelakang dira
"Lo ngomong apa sih ga ,untung dia gasadarkan,"batin arga
"Ga ayuklah lama kali,"dira yg berjalan dengan cepatnya
"Eee--iya iya- is gue apaan sih ,udhlah ga jgn melamun,"batin arga,dan langsung mensejajarkan posisi dia dengan dira.
Jam sudah menunjukkan jam 20 ,15
Suasana didalam mobil itu hening sekali
"Nah udah sampek,dir,"arga yg memecahkan keheningannya
"Ee udah ya,"dira yang tersadar akan lamunannya
"Makannya jgn melamun"
"Iyaudh,lo gk mau mampir?,"ucap dira sembari membuka pintu mobil
"Gausah udh malam"jawab arga singkat
"Yaudh gue turun, "dira yg membuka pintu mobil,dan ditahan sebentar oleh arga
"Knpa?,"
"Gapapa,gonight,"ucap arga dengan senyuman khasnya.
"Hmm,"dira hanya tersenyum
Arga yg sudah meninggalkan rumah dira,sedangkan dira masih berdiri diluat menatap kepergian arga
"Harus dengan apa kubilang,setelah sekian lama penderitaan ini,kau hadir dengan semua keindahan,makasih kak aga,"batin dira
Diraa yg mulai membuka pintu
"Asalamualaikum tan__"belum lagi dira mengucapkan dengan lengkap,omongan dira terputus
"Oh bagus lo ya,pulang sampe jam segini,hmm enak banget hidup lo ya ,dikirim uang buat foya foya ,wah wah,"lira yg tertawa lick,dengan tangan yg dilipat kedada yg berdiri didpn pintu
Sedangkan dira,hanya masuk dengan menyikut lira,dia cuman gak ingin berdebat lebih parah dengan lira,rasa pusiing yg sangat parah sudah berada diujung tanduk,dia cuman gak ingin org lain tau soal rasa kesakitan dia.
"Kalau gue ngomong itu dengerin,"sambil membalikkan badan ,lira yg sekalian mengejar dira ,dan menarik tangannya,tiba tiba sebuah tamparan dari lira kedira,"lo gak sopan ya,"bentak lira
Disitu,dira yg gak tahan lagi akan perlakuan lira kedia
"Udh puas lo udah puas lo nampar gue ha!setelah semuanya lo ambil dari gue,setelah rasa sayang itulo rebut dari gue,dan sekarang lo masih kurang puas dengan semua itu!kurang puas lo,gue yg udh ngerelain semuanya untuklo,sampe bahkan gue diasingkan oleh keluarga gue sendiri,itu juga belum puas buat lio kak ,ha!belom puas kak!,"bentak dira
"Bahkan gue dituduh P e m b u n u h kak,apa kalian pernah mikir perasaan gue gimana waktu kalian caci gue kayak begitu,apa kalian pernah mikir rasanya jadi gue yg dikucilkan bahkan diasingkan oleh keluarga yg dulu nyebut gue bidadari sekarang nyebut gue pembunuh,lo gak tau rasanyakn!,"bales dira lagi,dengan air mata yg mulai membendung,dira yg tidak mau air matanya jatuh didpn lira langsung meninggalkan lira,dan lari menuju keatas,sedangkn disitu lira hanya tepaku diam,yaps dulu dira dan lira sangat dekat ,bahkan jika ada yg menyakiti lira dira selalu membela walaupun lawannya besar sekalipun
"Apa gue sejahat itu kedira,tapi a yg membuat keluarga ini senyap,dan dia yg sudah membunuh keluarga ini",(batin dira)
Lira langsung pergi meninggalkan rumah tersebut dengan air mata yg bercucuran,"maafkan gue dir,gue gak maksud namparlo,"
Dira p.o.v
dear mereka yg membuat hari hariku menjadi sebuah penderitaan
Dulu mereka yg membuat hari hariku menjadi lebih berwarna,sekarang warna itu hilang bagai hilang tanpa alasan dan pergi tanpa sebuah pernyataan,semoga mereka sadar,disisa hidupku aku hanya ingin mereka berbahagia kembali,walaupun tanpa aku,karna sebentar lagi,kalian akan terbiasa tanpa aku,aku harap aku bisa membuat org org yg aku sayang tersenyum,aku harap aku bisa mengembalikan senyum diwajah mu ma,aku harap aku bisa mengembalikan pelukanmu pa,dan aku harap aku bisa membela lo lagi kak lir,tapi itu hanya sebuah harapan yg mungkin saja itu sebuah angan yg gak mungkin terjadi,tapi aku masih terus berharapkok,walaupun kadang kehadiran ku selalu tidak pernah dihargai,kalau aku bisa kembali kemasa lalu,ingin rasanya aku tidak lahir didunia ini,dunia yg membuatku mengajarkan kepedihan mendalam ini ,tapi aku selalu bersyukur ketuhan aku pernh bahagia walaupun itu singkat----
Tante evi hanya memperhatikan kejadian itu dari jauh,dia hanya ingin melihat dira dan lira menjelaskan semuanya ,dia tidak ingin masuk kedalam perdebatan kakak adik itu,biar mereka yg menyelesaikan ,toh kalau tante ikut campur pasti lira gak akan ngerti,biarkan saja dira yg berkata
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesendirian
Genç Kurgu"kamu mati atau kamu selamat itu ditangan kamu sendiri,tekan atau semuanya akan binasaaaaaaaa,semua yg kamu rasakan selama ini,akan berakhir hari ini juga,tekan sekarang ,"seseorang berkata dengan sangat lantang.
