rhaka makin dingin

56 5 0
                                    

Bel bunyi, tanda jam sekolah telah berakhir. Semua siswa cepat-cepat keluar dari kelasnya untuk segera pulang.

Berbeda dengan rhaka ia masih terdiam di kursinya sambil menatap kosong kedepan, dari tadi ketiga sahabatnya sudah mengajak pulang tapi selalu ditolak oleh rhaka. Hingga mereka setia menunggu rhaka.

Tiba tiba saja rhaka berdiri dan meninggalkan ketiga temannya.

Ketiga temannya merasa aneh dengan berubahnya sikap rhaka, pasalnya dari tadi rhaka hanya diam tak banyak bicara dan melamun.

Sudah dari tadi mereka menanyakan apa yang terjadi tapi rhaka hanya menggelengkan kepalanya saja tanpa menjawab dengan ucapan.

***

Rhaka berlari menuju kelas key, dari tadi pikirannya hanya bertuju pada key. Hingga ia bertemu dengan key dikoridor sekolah.

"Key pulang bareng gue." Ucap rhaka langsung.

"Pulang duluan aja."

"Loh ko gitu?."

"Masih ada urusan." Ucap singkat key.

"Kok lo ngejauh sih key? Lo gak suka ya dengan ucapan gue beberapa hari yang lalu?."

"Engga gue masih mikir-mikir dulu ko ka." Dengan senyum yng sangatttttt tipisss sekali.

"Yaudah kall."

Belum sempat rhaka menyelesaikan ucapannya ada laki laki yang berperawakan tinggi membawa key terlebih dahulu.

"Duluan ya ka." Ucap key berteriak.

Terlihat sekali perbedaan raut wajah rhaka, raut wajah kecewa tanpak terlihat jelas diwajah tampan milik rhaka. Mungkin jika kaum hawa yang melihat rhaka akan teriak teriak histeria (sealay itu kah? Hahaha) oke sip lanjut.

"Oh jadi ini alasannya key." Ucap rhaka yang terlihat sedang berbisik pada dirinya sendiri.

Hari ini setelah pulang sekolah key terpaksa harus mengikuti kumpul calon osis terlebih dahulu, karna akan ada pemilihan osis diwaktu yang terdekat dekat ini. Dan key harus mempersiapkan dirinya.

Rhaka tidak pernah mengetahui jika key calon osis baru.

***

Rkaha berjalan kekammarnya sudah beberapa hari ia merasa tidak bergairah, semua terlihat membosankan. Lalu ia melirik pada handphonenya ternyata batunya habis, setelah itu ia mencharger ponselnya. Sambil menunggu ponselnya penuh rhaka memutuskan untuk mandi.

Setelah selesai mandi dan rapih dengan kaos polos yang dibalut jaket dengan celana jeans hitam rhaka langsung menyambar kunci motor dan ponselnya lalu keluar dari kamarnya untuk bertemu dengan teman-temannya.

Tapi saat akan keluar mamanya giska menanya rkaha.

"Raka mau kemana sayang?." Tanya mamanya sambil mengelus sayang rambut rhaka.

"Ketemu temen temen ma." Jawab raka seadanya.

"Kemana key? Udah lama dia jarang kesini. Kapan kapan ajak lagi ya ka."

"Iya bun nanti raka bawa key kesini lagi."

Setelah mengucapkan itu rhaka pergi menemui teman temannya.

DENGANMUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang