Darren berdiri di hadapan Brenda menghalangi Dokter tersebut. Namun tiba-tiba satu pukulan di layangkan Claferri pada wajahnya.
BUGH!!!
Cukup kencang hingga Dara membuang pandangannya ke samping. Keisha yang melihat Dara hanya diam. Keisha tau ia tidak boleh terlihat menenangkan Dara seakan-akan Dara memiliki belas kasihan pada Darren.
"Lo yang jadi perusak hubungan gue! Gue berhubungan sebelum lo berhubungan sama Darren."
"Tapi nama gue tercantum pertama sebagai Istri sahnya di Pemerintah."
"Pemerintah? Negara? Pengacara? Hukum? Gak usah sok adil jadi manusia! Lo itu wanita paling busuk! Gue masih baik dengan ngebiarin lo hidup! Kurang baik apa gue hah? Lo pikir enak ngurus satu anak sendirian tanpa Ayahnya? Lo bakal tau betapa susahnya suatu saat nanti! Inget itu! Wanita murahan gak tau rasa syukur! Punya keluarga bahagia, uang banyak, kerjaan bagus, di sukain banyak orang. Ngerelain suami lo nikah lagi aja gak mau! Serakah!"
Dara tersenyum tidak ingin menanggapi Brenda.
"Brenda, di sini kita sama-sama salah. Tapi satu yang perlu lo tahu, suatu saat lo pasti bakal butuh gue." Dara tersenyum penuh arti ke arah Brenda.
Brenda menatap benci ke arah Dara lalu di bawa pergi meninggalkan ruangan itu.
Kini tersisa Dara, Darren, Claferro dan Keisha.
"Sebenernya dari awal gue mau kasih pelajaran ke elo! Lo lupa ucapan calon mantan mertua lo itu? Kalo gak sanggup bahagiain Dara! Balikin! Jangan lo tahan di rumah lo itu!" ujar Darren.
"Sekarang, tanda tangan di atas ini. Kami bawa Alexi kalo hari ini belum ada tinta di atas kertas-kertas itu."
Darren menatap tajam ke arah Keisha yang balas menatapnya tajam.
"Padahal dulu lo paling dukung---"
"Gue dukung kalo menurut gue itu bener dan apa yang lo lakuin, bocah aja tau kalo iu gak bener."
Darren bergerak mengambil pena dan menanda tangani kertas-kertas itu tanpa membaca sama sekali. Setelah selesai Darren berdiri dan membawa kertas itu ke hadapan Dara.
"Ini kan yang kamu mau? Bagus, kita cerai sesuai apa yang kamu mau. Perlu kamu tau, kamu itu egois. Cuma mandang diri sendiri tanpa pikirin orang lain," ujar Darren lalu memberikan kertas itu pada Dara.
"Undangan pernikahaan Rakha dan Zara. Yang undang lo Rakha bukan Zara. Hanya bentuk formalitas antara rekan kerja, gak lebih," ucap Keisha sambil menaruh satu undangan pernikahaan ke atas meja kerja Darren.
Dara menatap kertas yang ada di tangannya lalu tersenyum.
"Kamu tau? Kertas ini murah, bisa di dapat di mana aja dan mudah rusak, tapi kertas ini berubah jadi penting ketika ada tulisan dan tanda tangan di atasnya. Sama kayak kehidupan manusia, terlihat mudah di jatuhkan karena rapuh, tapi manusia berubah jadi penting ketika di membantu seseorang dan jadi penolong."
"Aku gak ngerti maksud kamu."
"Akhirnya kertas kosong tanpa tulisan yang membuatnya hampa dan jelek itu berubah. Berubah jadi kertas dengan tinta yang membuatnya lebih berwarna. Kamu ngerti? Tinta yang kamu buat di atas kertas ini, ngebuat hidup aku lebih berwarna mulai sekarang."
KAMU SEDANG MEMBACA
Young Doctor [COMPLETE✔]
ChickLit[Season 2 of Little Badgirl] _________________________________________ "Darren ...." "Habis ini jangan ngode mulu ya? Bosen denger kode selama empat tahun berturut-turut," ujar Darren sambil tersenyum. "Will you be my wife?" Suasana menjadi sunyi...
![Young Doctor [COMPLETE✔]](https://img.wattpad.com/cover/196865645-64-k413983.jpg)