Young Doctor | Chapter 7 - Manis

13.1K 655 8
                                        

Darren menatap gedung-gedung menjulang tinggi dari ruangannya.

"Tuan..."

Darren menoleh ke samping, melihat sebuah foto yang membuat emosinya memuncak.

"Pastikan tidak ada yang menyentuh Dara. Jangan lengah lagi atau keluarga kalian taruhannya," ujar Darren penuh intimidasi. Membuat pekerjanya menyesal sudah melakukan kesalahan.

Darren kembali menatap datar ke arah gedung-gedumg tinggi itu. Darren yakin di antaranya adalah saingan perusahaan Wijaya.

"Kenapa?" tanya Darren pada Malvin yang mengeleng-geleng di sofa.

"Menurut lo?" tanya Malvin tak habis pikir.

"Itu cara gue lindungin Dara." Malvin berdiri dan berjalan menghampiri Darren.

"Dan ini apa gak ada cara lain buat Dara?" tanya Malvin dan Darren mengeleng. "Ada, tapi lo gak mau ngambil resiko. Lo mau lindungin Dara tanpa ngerugiin diri lo sendiri."

"Lo gak tau apa-apa, jadi diam." Malvin terkekeh, "lo gak berubah, idiot!"

Malvin berbalik dan pergi.

"Jangan lupa besok gue liburan."

Brak!!!

Darren menghela nafas saat Malvin meninggalkan ruangannya dengan bantingan pintu, "sekertaris sialan."

Darren mengambil bingkai foto yang ada di mejanya. Ia mengusap kan tangannya pada wajah Wanita yang amat di cintainya.

"Gue yang sialan."

***

"Ya, Operasi di sini di pimpin oleh Dokter Dara Eurosia."

"Ah baik! Dokter, ada panggilan dari UGD."

Dara tetap fokus pada pekerjaannya.

"Dok---" ucapan Dokter Anestesi terpotong oleh Dara. "Tetap fokus, sebentar lagi Operasinya selesai," tegur Dara yang menatap Pasiennya.

"Tapi Dok, ada kecelakaan beruntun dan mereka butuh bantuan Dokter, Dokter Anthony sedang sakit dan Dokter lainnya berhalangan, mau tidak mau team kita yang harus---"

Dara berhenti lalu beberapa detik kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya. "Bisa selesaikan ini?" tanya Dara pada Asistennya kali ini. Ia mengangguk.

***

Sesampainya di Unit Gawat Darurat...

"Dokter, 5 menit lagi mereka sampai. Ada 18 orang!"

"Panggil semuanya dan minta untuk bersiap," ucap Dara dan Dokter itu pergi.

"Minta bagian Radiologi, Orthopedi dan Bedah Saraf untuk bersiap-siap juga." Dokter yang satunya pun ikut pergi.

Setelah itu Dara keluar dari rumah sakit bertepatan dengan beberapa ambulance yang datang.

"Apa masih sadar?"

"Masih." Dara mengecek kondisinya, "Pak siapa nama Bapak?"

"A-adi..."

"Bawa masuk ke dalam."

Dara kembali mendekati satu pasien anak kecil dengan luka parah, "halo, nama kamu siapa?" Gadis kecil itu hanya diam dan mengeleng. Dara mengecek matanya yang lebih parah.

"Bawa masuk ke dalam, sepertinya ada masalah dengan matanya. Kamu cek kondisi anak ini." Dokter di belakang Dara mengerti lalu membawa Pasien itu ke dalam.

Young Doctor [COMPLETE✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang