Young Doctor | Chapter 48 - Sad and Happy

7.7K 498 383
                                        

Buat lagu kalian bisa pakai instrumen yang chapter sebelumnya.

Bisa juga pakai ini

Entah mengapa Vie ngerasa pada udah memutuskan bahwa cerita ini sad ending. Padahal di tiap akhir chapter ada TBC bkn END:")

Jadi ya sudah Vie cepet2 kelarin chapter ini, biar bsa double up

Selamat membaca semua, malem ga puasakan

---

Gilang menyalakan rokok, meniup lalu menghembuskannya. Pikiannya cukup acak-acakan. Berusaha membela Allen ketika yang lain mencela. Ada yang aneh. Gilang yakin Dara juga percaya, tapi situasi dan kondisi sangat tidak memungkinkan untuk menanyai Dara. Pada akhirnya Dara akan bertanya.

Memang kenapa?

Pena Allen? Allen membunuh?

Penanya di temukan di mana?

Kenapa ada di Apartemen kosong?

Siapa yang meninggal?

Lalu pada akhirnya Dara akan tau.

Gilang menatap Gabriel yang sedang mengotak atik laptopnya. Penasaran dengan apa yang di lakukan Gabriel, Gilang bertanya, "lo ngapain?"

"Ngeretas ponsel, komputer dan segala alat komunikasi yang Darren punya. Berapa jumlah uangnya di bank, tabungannya, password brangkas dan---"

"Sahabat lo baru meninggal Gabe, gila aja lo mau ngerampok dia!!"

Gabriel menatap Gilang malas.

"Apa? Gue salah lagi? Lo jadi sahabat---"

"Gue mau ngecek dia punya catatan atau curhatan, atau mungkn dia punya surat wasiat bahkan permintaan terakhir," jawab Gabriel membuat Gilang tidak berani menatapnya.

Malu. Itu yang Gilang rasakan.

"Gue sama Darren udah akrab lama, dia udah kayak saudara buat gue," jelas Gabriel masih fokus.

"Terus kenapa lo gak mau ke pemakamannya? Orang tua Darren minta makam Keisha di sebelah Darren kan?" tanya Gilang. Karena memang Keisha tidak memiliki keluarga lagi, mereka meninggal beberapa tahun yang lalu.

Gabriel diam tidak menjawab. Gilang mendengus kesal, begitu saja terus, entah mengapa Gilang juga merasa Samantha cuek sekali dengannya.

Tiba-tiba Gabriel berdiri dari duduknya.

"Kalo Dara minta telepon dari Darren, panggil gue. Gue udah manipulasi suara, seakan-akan Darren bikin voicenote buat Dara. Ini cara sementara kita, lo tau kan? Kebohongan kita bagaikan racun, semakin banyak semakin berbahaya. Jadi, gue bakal bohong cukup sampai Dara pulih. Gue dan Dara, kehilangan pasangan dan sahabat dalam waktu berdekatan, jadi gue tau apa yang Dara rasain," jelas Gabriel sambil berjalan meninggalkan Gilang.

***

Dara sudah bersiap untuk tidur, tapi perasaannya benar-benar tidak tenang.

Young Doctor [COMPLETE✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang