Part 14

3.8K 121 0
                                        

Sesampainya di Salon, Zain langsung menghampiri salah satu Karyawan yang bekerja di Salon sana.

"Permisi, Mbak!" Ucap Zain.

"Iya, Tuan. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Karyawan sambil tersenyum ramah.

"Begini, kedatanganku kesini ingib merubah penampilan seorang Wanita yang ada di ujung sana." jawab Zain sambil menunjuk ke arah Aliya yang saat itu tengah duduk.

"Ohh, yang itu.." Karyawan tersebut mengangguk-anggukan kepalanya mengerti.

"Aku minta pada Mbak, untuk make over-in dia. Baik dari segi pakaiannya maupun segi make upnya. " seru Zain.

"Baik, Tuan. Silahkan Tuan menunggu di sebelah sana." timpal Karyawan sambil menunjuk Ruangan Pengunjung.

Zain mengangguk. Kemudian ia melangkah memasuki Ruangan Pengunjung. Sementara itu, Karyawan berjalan menghampiri Aliya.

"Permisi, Nona!" Ucap Karyawan, tak lupa memberikan senyum ramahnya.

"Hah? Iya?".

"Kau Gadis yang ingin di make over kan?" Tanya Karyawan.

"Iya. Tapi kalau boleh tau, make over itu apa ya?" Tanya Aliya dengan menunjukkan wajah polosnya.

"Make over itu sama halnya dengan dandan. Hari ini penampilanmu akan berubah." timpal Karyawan.

"Apa? Penampilanku akan di ubah? Tidak .. Tidak, aku tidak mau. Aku tidak suka jika penampilanku diubah, apalagi di dandan!!" tolak Aliya dengan lantang.

"Tapi Nona, Pria yang bersamamu ingin sekali penampilanmu di ubah. Ayolah." seru Karyawan agak memaksa.

"Tapi.."

"Enggak ada tapi-tapian. Sekarang Nona ikut saya ke Ruang ganti." ucap Karyawan memotong pembicaraan Aliya. Kemudian ia menarik tangan Aliya menuju Ruang Ganti.

10 menit berlalu, Aliya keluar dari Ruang Ganti. Tubuhnya kini sudah di baluti oleh Gaun sebawah lutut berlengan seatas sikut berwarna pink kemerah-merahan. Tak lupa high heels tidak terlalu tinggi membaluti kakinya.

"Nona, kau sangat cocok  memakai Gaun itu. Persis seperti seorang Putri." puji Karyawan.

"Benarkah?" Aliya langsung berlari kecil menuju cermin besar.

"Ho.." sontak saja ia terkejut melihat dirinya yang memakai Gaun. Biasanya Aliya selalu memakai baju serta rok panjang.

"Apakah ini aku?" Tanya Aliya tampak tak percaya.

"Tentu saja itu dirimu, Nona. Sekarang saya akan mendandanimu." timpal Karyawan.

Karyawan pun mendudukkan Aliya di kursi rias. Lalu ia mulai meriasi wajah Aliya dengan make up yang natural.

15 menit telah berlalu..

"Selesai," ucap Karyawan mengakhiri periasan wajah.

Aliya lagi-kagi terbelalak ketika melihat dirinya sangat berbeda hari ini. Bagaimana tidak?? Hari ini Aliya terlihat sangat cantik. Make up natural sudah melengkapi wajah Aliya menjadi bersinar.

Walau sebelumnya, Karyawan Salon disana agak terganggu dengan sikap Aliya yang tidak bisa diam disaat proses dandan dilakukan. Namun Karyawan itu mencoba bersabar. Ia tau Gadis seperti Aliya, belum terbiasa memakai make up.

"Ya ampun, Nona. Aku tidak percaya, ternyata dibalik penampilanmu yang cupu, kau menyimpan kecantikan yang seharusnya Orang lain ketahui. Tapi kenapa kau menyembunyikan hal ini?" Tanya Karyawan.

"Tidak kenapa-napa kok, Mbak. Hanya saja aku tidak ingin terlihat cantik di depan Orang lain." jawab Aliya lirih.

"Jangan begitu, Nona. Harus aku akui, kau itu mempunyai pesona yang cukup bagus." puji Karyawan.

Aliya merespon pujian Karyawan dengan sebuah senyuman. Kini ia memandang dirinya di pantulan cermin. Tampak Gaun indah membaluti tubuhnya, High heels membaluti kakinya, rambut yang sengaja terurai panjang agak bergelombang, tak lupa make up natural menghiasi wajahnya.
______________________________________________
NextOrStop???
DontForgetTo⭐⭐⭐⭐⭐
       Salam hangat dariku
SriWulandari_13
_seeyoutoo👻

SUAMIKU DOKTER TAMPAN (selesai) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang