27. Seungmin dan Y/n part 2

396 56 5
                                        

Seungmin berlari menyusuri trotoar jalan menuju kompleks

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seungmin berlari menyusuri trotoar jalan menuju kompleks. Keringat sedikit meleleh di pelipisnya.

Seungmin kaget bukan main setelah mendengar cerita Hyunjin, cerita yang sama yang sedang diceritakan oleh Changbin pada Y/n.

"Lo tau tempat yang dia sukai kalo lagi sedih? Datanglah ke sana, gue yakin Y/n di sana."

Seungmin sudah tiba di kompleks, dia harus menuju taman di pinggir kompleks. Keringatnya semakin bercucuran.

Karna berlarian dari cafe yang nyaris jauh dan dia lebih memilih berlari untuk sekedar olahraga sore.

Seungmin membelah jalan kompleks dan tibalah dia di sebuah taman.

Di balik taman ada hamparan sungai yang sepi, Seungmin melihat seseorang yang menangis di ujung sana.

"Kalo lo liat Y/n di sana, gue mohon buat dia gak sedih karna gue yakin kalo ada lo dia gak akan terlalu sedih."

"Dia gak bakalan mau dengerin gue, makanya gue suruh lo dan-"

Hyunjin menjeda kalimatnya.

"-agar lo bisa mengenal Y/n lebih dekat lagi."

Seungmin berlari menuju Y/n dan sesudahnya dia langsung menarik Y/n ke pelukannya.

Menarik tengkuk Y/n agar dimasukkan ke ceruk lehernya dan tangannya melingkar di pinggang Y/n meski tidak terlalu erat.

"Maaf dulu sempat ngelarang lo nangis, gue harusnya biarin lo buat numpahin segala keluh kesah lo agar lo ngerasa lebih baik."

Y/n makin terisak dan benamin wajahnya di bahu Seungmin hingga membuat bajunya basah.

"Hyunjin yang ngasih tau gue, dia yang nyuruh gue ke sini."

Y/n dan Seungmin duduk di pinggir sungai, tangis Y/n sudah sedikit reda.

Atensi Seungmin beralih ke Y/n.

"Lo masih nangis?"

Daripada menjawab, Y/n lebih memilih menggelengkan kepalanya.

"Kirain masih. Kalo masih, sini gue peluk lagi."

Y/n menghadiahi Seungmin pukulan di lengannya.

"Aduh aduh!" Teriak Seungmin, walau pukulannya gak terlalu keras.

"Kerdus emang," gerutu Y/n pelan.

"Apa? Gue bukan kerdus, gue manusia. Liat nih ganteng gini dibilang kerdus."

"Terserah lo." Y/n masih menjawab dengan jutek namun pelan. Tangannya memangku kedua lututnya.

"Yah marah, gitu aja marah. Belum dalam mode cerewet keknya."

Sebenarnya Seungmin hanya niat untuk bercanda agar Y/n tak terlalu sedih. Toh biasanya Seungmin gak pernah ngerdus.

"Eh eh eh, ngambek? Ih makin jelek loh kalo lo manyun, udah nangis jelek, tambah lagi ngambek gitu. Jelek plus plus plus plus."

𝐌𝐲𝐬𝐨𝐩𝐡𝐨𝐛𝐢𝐚 || 𝑆𝑒𝑢𝑛𝑔𝑚𝑖𝑛 𝑋 𝑌𝑜𝑢✔︎Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang