Di Lapangan.
Kelas XI-IPA 2 sedang melaksanakan jam pelajaran olahrga,semua siswa sekarang sedang melakukan pemanasan.Setelah pemanasan selesai semua siswa berkumpul di pinggir lapangan untuk mendengarkan materi yang akan di sampaikan oleh Pak Denta guru olahraga.
"Ok anak-anak setelah melakukan pemanasan tadi kita akan masuk ke dalam materi kita hari ini yaitu permainan bola besar dan kita hari ini akan memulainya dengan bola Volly,kalian paham?" jelas Pak Denta."Paham Pak" jawab serentak.
"Baiklah kita semua bangun dan bersiap pada posisi masing silahkan cari kelompok yang terdiri dari 6 orang,dan untuk Alana kamu bisa duduk dipinggir lapangan saja untuk menonton" Kata Pak Denta.
Alana berjalan menuju pohon yang ada dipinggir lapangan lalu duduk di bawah pohon itu.Alana tampak diam sambil memperhatikan teman temannya yang sedang asik bermain volly ,tiba tiba saja perhatian Alana menuju ke arah Ken yang tampak begitu bergariah saat bermain volly.Ken tampak lelah dengan keringat yang bercucuran,Alana pun berinisiatif kekantin dan membelikan Ken minum.
Setelah membeli minum untuk Ken,Alana segera menghampiri Ken yang sedang istirahat di pinggir lapangan.
Di pinggir lapangan saat sedang beristirahat tiba tiba saja Ken di hampiri oleh Jennie yang notabene suka dengan Ken."Hai Ken" sapa Jennie dengan centilnya.
Ken yang mendengar sapaan itu bergedik ngeri dan rasanya ingin muntah. "Ini Ken aku bawain minum buat kamu,kamu pasti capek kan tadi abis olahraga" kata Jennie sambil mengulurkan botol tersebut.
"Ish Ken kok kamu diem aja sih! Ayo ambil ini minumnya" rengek Jennie.Tapi Ken tetap bergeming dan tidak menyentuh botol itu.Dari kejauhan Ken melihat Alana dan sepertinya dia akan menghampirinya kesini.
Alana yang melihat Ken di godain Jennie pun kesal bukan main,padahal semua warga SMA tahu bahwa Alana dan Ken adalah sepasang kekasih bahkan mereka sudah tunangan. Alana mempercepat langkahnya menuju Ken karena sudah tidak sabar untuk mencakar muka si nenek sihir.
Sesampainya dihadapan Ken,Alana langsung menyodorkan air ke hadapan Ken."Nih Ken" kata Alana.Jennie yang melihat Alana menawarkan air pada Ken pun kesal dan langsung saja menyemprot Alana.
"Heh Alana! Maksud lo apaan pake ikutan ngasih Ken minum juga!" Semprot Jennie.
"Apaan sih lo! Ya suka suka gue lah,dia kan tunangan gue jadi ya bebas dong gue mau ngasih apa aja ke dia" balas Alana.
"Lo tuh ya baru tunanganya aja belagu!"
"Bodo amat! Sirik aja si lo jadi orang!"
"Arghh loh tuh ya!" geram Jennie.
Ken yang pusing dengan keduanya pun segera menarik Alana pergi dari lapangan.Alana senang bukan main karena Ken lebih memilih dirinya dan menariknya keluar dari lapangan,Ken membawa Alana gudang belakang sekolah.Sesampai depan gudang Ken melepaskan tangannya dan duduk dibangku panjang yang sudah lusuh.
"Kita ngapain kesini?" Tanya Alana.Namun Ken tetap bergeming,namun Ken mengambil botol mineral dari tangan Alana.Keheningan menyelimuti keduanya selama beberapa menit hingga Alana memutuskan untuk bicara duluan.
"Ken mau ngapain kesini?" Tanya Alana lagi,Ken tetap bergeming.Lama lama Alana jadi takut sendiri karena suasananya yang sepi,Alana semakin merapat ke arah Ken karena takut.
Ken yang melihat Alana menggeser tubuhnya mendekat pun menaikan sebelah alisnya.
"Takut Ken..sepi banget kan jadi serem" Alana mengusap tanganya karena ngeri."Gk ada"
"Hah?maksudnya gk ada?"
"Ck! Hantu"

KAMU SEDANG MEMBACA
KENALA
Teen FictionIni kisah tentang Alana yang mempunyai penyakit jantung sejak kecil,dimana dia harus mencintai seseorang yang bahkan sama sekali gak menganggap keberadaan nya.Padahal mereka sudah kenal dan berteman selama bertaun taun,bagaimana jika yang di maksud...