Ken keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk.Ken mengecek jam yang berada di nakasnya dan ternyata sudah menunjukkan pukul delapan malam.Baru ingin memejamkan matanya tiba tiba terdengar ketokan pintu.
Tok tok tok!
"Bang!" Panggil Bundanya.
Ken segera bangkit dan menghampiri pintu untuk membukanya.
"Kenapa Bun?" tanya Ken setelah membuka pintu.
"Lusa kan Bang Eno nikah kamu jangan lupa" ucap Bunda.
"Ck! Bun kirain apaan" decak Ken.
"Bunda cuman ngingetin aja takutnya kamu lupa"
"Ken gak bakal lupaa Bundaaa"
"Oh ya kamu jangan lupa ajak Alana lusa buat dateng ke pestanya Bang Eno oke!"
Ken yang mendengar ucapan bundanya pun melongo.
"Kenapa dia di ajak Bun?" tanya Ken.
"Kamu tuh gimana sih! Ya jelas lah dia harus di ajak,kan tunangan kamu sendiri dan dia juga bakal jadi bagian dari keluarga Mahendra kan" jelas Bunda.
"Ck! Apaa sih Bun,nggak lah Ken ga mau ngajak dia ribet" decak Ken.
"Bunda gak terima penolakan!" Tegas Bunda.
"Tapi Bun Kan-"
"Gak ada tapi tapian! Ajak dia atau 1 bulan gak terima saku!" Ancam Bunda.
"Arghh Bunda ga seru mainya anceman....Iya besok Ken ajak kalo dia mau" pasrah Ken.
"Oke bagus! Pastinya Alana gak akan nolak Bye abang sayang" Bunda meninggalkan Ken.
Ken menutup pintu kamarnya lalu merebahkan diri nya di kasur dan menatap langit kamarnya.Dia menghela napas memikirkan bagaimana cara dia mengajak Alana untuk ikut ke pesta Bang Eno,jika diingat bahwa terakhir mereka bertemu suasananya tidak mengenakan.
"Arghh Bodo amatlah" frustasi Ken lalu memilih untuk tidur ke alam mimpinya.
♤♤♤♤♤
Ken memarkirkan mobilnya di parkiran sekolah,sebenarnya Ken sedang malas membawa mobil tapi apa bole buat Bundanya itu rewel dan menyuruh agar Ken menggunakan mobil yang dia belikan sebagai kado tahun lalu.
"Bang kamu kenapa sih ga oernah pake mobil yang Bunda beliin?slalu aja pake motor!" Tanya Bunda.
"Ribet Bun kalo pake mobil ntar kena macet" jawab Ken.
"Eleh alesan aja! Kalo gak suka tuh bilang,biar Bunda jual aja nih mobil sejalian dari pada nggak di hargai cuma buat pajangan doang di garasi" ucap Bunda.
"Eh jangan Ndaa" cegah Ken
"Abisnya kamu gak pernah mau pake mobil dari Bundaa,Bunda kan jadi sedih mikir kalo abang tuh pasti gak suak sama hadiah dari Bunda makanya ga pernah di pake"ucap Bunda dengan raut wajah sedih.
"Ck! Iya nda iya abang pake mobilnya,udah ya jangan sedih lagi ndaa" ucap Ken dengan mengusap tangan Bundanya.
"Bener ya!"
"Iya Ndaaa..yaudah Abang berangkat dulu kesekolah....Assalamualaikum"pamit Jen sambik mencium tangan Bundanya.
"Waalaikumussalam..hati hati ya Bang!"

KAMU SEDANG MEMBACA
KENALA
Fiksi RemajaIni kisah tentang Alana yang mempunyai penyakit jantung sejak kecil,dimana dia harus mencintai seseorang yang bahkan sama sekali gak menganggap keberadaan nya.Padahal mereka sudah kenal dan berteman selama bertaun taun,bagaimana jika yang di maksud...