9. Mama

4.6K 448 40
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rey kembali menikmati makan malamnya bersama Felix di apartemen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Rey kembali menikmati makan malamnya bersama Felix di apartemen. Kali ini mereka memilih untuk delivery makanan. Sejak kejadian tadi pagi, Rey menjadi sedikit tidak fokus. Bahkan saat makan tatapan dia terlihat kosong.

“Kenapa dulu lu keluar kerja dari perusahaan om Aldo?” pertanyaan Felix berhasil membuyarkan lamunan Rey.

“hah? Apa Lix?”

“gue nanya, kenapa dulu lu milih resign dari perusahaan om Aldo, padahal disana lu juga jadi sekretaris, di perusahaan sekarang juga lu jadi sekre kan?” ujar Felix.

“ahh itu, karena gue pacaran sama Aldo.”

Memang, sebelum Rey bekerja di perusahaan Jeffri, Rey sudah sempat bekerja di perusahaan milik Aldo. Setelah satu tahun bekerja dengan Aldo, Rey dan Aldo memutuskan untuk berpacaran secara diam-diam. Namun, berita mereka pacaran mulai tercium dan akhirnya terbongkar, sejak satu kantor tau kabar Aldo dan Rey pacaran, Rey memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan lagi.

“emang kenapa kalau lu pacaran sama bos lu?”

“Lu kira enak diomongin sana sini. Dan pegawai disana jadi sopan banget ke gue kaya gue bos mereka. Gue risih aja, jadi gue keluar hehe,” ujar Rey.

“ck, kayaknya lu pake pelet yang bisa memikat atasan lu ya? Aldo, sekarang Jeffri,” gumam Felix.

Namun, Rey masih bisa mendengarnya.

“Maksud lu? Emangnya Jeffri ngomong apa aja kemarin?” ujar Rey.

“Bos lu itu tuh sebenernya Suk—“ ucapan Felix terpotong karena ponsel Rey berbunyi.

“yah panjang umur nih duda baru diomongin nelfon,” celetuk Felix saat melihat nama Jeffri terpampang di hp Rey.

Rey langsung mengangkat telfon dari Jeffri itu.

“Iya Pak, ada apa?”

Rey, kamu bawa dokumen yang Johnny titipkan gak?

“Iya pak saya bawa, tadinya mau saya antar ke rumah bapak, tapi saya lupa hehe.”

PAPA JEFF (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang