Chapter 24 : Berpamitan

49 0 0
                                        


Chapter 24 : Berpamitan

Diruangan lukis, Yuan Xue gadis berusia 10 tahun duduk sendirian dengan tangannya memegang sebuah mangkuk teh, diam – diam berdo'a, "aku harap Nona Song orang yang mudah diajak berteman!"

Dia dan Song Yixiao masuk ke Kediaman Pangeran Hengshan pada hari yang sama namun belum pernah bertemu satu sama lain.

Hari ini, dia diminta kakaknya Yuan Xuepei untuk mengunjunginya. "Kita punya hubungan persaudaraan dengan Pangeran, tapi nenek dan paman mereka berdua punya keluarga sendiri. Dalam hal ini, seberapa banyak mereka bisa menjagamu? Karena itu, kau tidak boleh berprilaku buruk dengan Bibi Wei." Kata Yuan Xuepei.

Karena itu, mereka lebih baik meminta bantuan dengan orang yang bertanggung jawab dan memiliki status yang tinggi.

Yuan Xue selalu mendengarkan kakaknya jadi dia pasti mengikuti perkataan kakaknya.

Namun, dia terbiasa dibully oleh nenek tiri dan pamannya ketika berada di rumah Marquis Boling, jadi dia merasa gelisah dan takut pada saat ini. "Sekarang aku tinggal di Kediaman Pangeran. Sungguh, sebagai keponakan Sah, harusnya tidak ada masalah. Tetapi, aku adalah keluarga jauh dari asal keluarga Ibu semenjak orang tuaku tiada. Sekarang istri pamanku adalah Ibu kandung dari Nona Song. Jika kita tidak berhubungan baik, bagaimana mungkin bibi tidak pilih kasih dengan anaknya sendiri?"

Ketika dia sedang berfikir, dia melihat sekelompok orang datang dari luar. Gadis yang memimpin, yang memiliki rambut hitam, mata indah dan kulit yang halus terlihat sangat cantik dan pintar. Saat dia melihat sosok Yuan Xue, dia buru – buru meminta maaf dengan tersenyum, "Maafkan aku! Aku membuatmu menunggu terlalu lama karena ada sesuatu yang harus Ibu bicarakan padaku tadi!"

Saat dia berbicara, dia mendekat untuk menyapa Yuan Xue.

Yuan Xue merasa lega, tanpa ragu dia bangun dan menyapanya kembali, "Tidak maslah, aku datang ke sini tanpa di undang. Tolong jangan salahkan aku untuk itu!"

"kau bercanda." Ketika Song Yixiao menyuruh pelayan membawa teh baru, dia berkata dengan tulus, "Aku merasa tidak enak diterima di kediaman Pangeran jadi aku tidak berani menganggu orang lain. Aku merasa terhormat kau datang ke tempatku!"

"Aku merasa tersanjung. Kau seperti boneka! Akan menyenangkan jika kita bisa berteman!"

Mereka berdua sama – sama ingin berteman dengan satu sama lain. Karena itu, mereka menjadi dekat setelah bercakap – cakap, yang terlihat seperti saudara kandung.

Bertemu dengannya, Yuan Xue mulai berbicara alasan kenapa dia berkunjung, "Aku tinggal di bangunan Shibi setelah pohon cheery – apple. Sekarang kita bertetangga. Bagaimana jika kita pergi ke sekolah bersama mulai sekarang?"

Meskipun Cui Jianlian sudah dikembalikan ke rumahnya, Song Yixiao tidak akan menolak niat baiknya, "Karena kau tidak bermasalah bersama denganku, bagaimana mungkin aku berkata tidak?"

Setelah pembicaraan berakhir, Yuan Xue pergi, "Kau baru saja kembali. Aku akan pergi agar kau bisa beristirahat."

Song Yixiao mencoba untuk memintanya lebih lama namun dia bersikeras untuk kembali, Song Yixiao mengantarnya ke luar gerbang. Kemudian mereka berbicara sebentar dengan bergandengan tangan sebelum Song Yixiao melihatnya berjalan pergi.

Setelah kembali ke kamarnya, Ms. Zhao berkata dengan bingung, "Istri Pangeran bilang terima kasih kepada kakak Nona Yuan, kau bisa selamat kali ini. aku pikir dia akan berbicara tentang ini. bagaimana mungkin dia tidak membahasnya sama sekali?"

"kenapa dia harus membahasnya denganku?" Song Yixiao tidak bisa menahan tawanya, "bukan aku yang harus membayar jasanya!"

Dia tidak dekat dengan Yuan Xue dan kakaknya. Yuan Xuepei meminta Jian Xubai membantu Song Yixiao hanya karena untuk mendapat janji dari Wei Mengying. Sebenarnya, ini adalah transaksi. Yuan Xue datang ke sini hanya untuk berteman dengan Song Yixiao. Akan menghancurkan niatnya kalau transaksi itu dibahas.

The Reborn Girl's Path to GloryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang